TERNATE, Redaksipotret.co – Satu langkah strategis dilakukan PT PLN (Persero) bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara untuk memperkuat sinergi dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Maluku Utara.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan berbagai proyek pembangunan kelistrikan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi PLN bersama Kejati Maluku Utara. Pertemuan tersebut dihadiri General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) Abdul Haris.
Kemudian, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi UIP MPA, Edy Roi Antonius Sidabutar, Manager Unit Pelaksana Proyek Maluku dan Papua 2 (UPP MPA 2) Mohammad Fendra Herinansah, serta General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Dony Noor Gustiarsyah beserta jajaran.
Sebagai unit yang menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, UIP MPA terus mendorong pelaksanaan proyek secara terencana, mulai dari tahap persiapan hingga pembangunan dan penyelesaian infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendukung kebutuhan sistem kelistrikan.
General Manager PLN UIP MPA, Abdul Haris, mengatakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan sinergi lintas instansi agar setiap proyek dapat berjalan lancar dan sesuai target.
“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Kami berharap sinergi dengan Kejati Maluku Utara dapat semakin memperkuat dukungan terhadap kelancaran proyek pembangunan ketenagalistrikan di Maluku Utara,” ujar Abdul, Selasa, 29 September 2026.
Menurut Abdul, koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan optimal.
“PLN terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh stakeholder dalam setiap tahapan pembangunan. Dengan dukungan dan kolaborasi yang kuat, berbagai tantangan dalam pelaksanaan proyek dapat diselesaikan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIW MMU, Dony Noor Gustiarsyah, mengatakan penguatan infrastruktur ketenagalistrikan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan listrik kepada masyarakat.
“Keandalan sistem kelistrikan membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai. Karena itu, kolaborasi lintas instansi menjadi bagian penting untuk mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan kelistrikan di Maluku Utara,” kata Dony.
Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Roberthus Melchisedek Tacoy, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk mendukung kelancaran berbagai program pembangunan.
“Setiap program pembangunan membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang baik. Dengan sinergi yang kuat, berbagai program strategis dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Roberthus.
Melalui penguatan sinergi tersebut, PLN dan Kejati Maluku Utara berkomitmen mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Maluku Utara.
Kolaborasi antar instansi diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan proyek sehingga infrastruktur yang dibangun dapat segera mendukung keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat. (Rilis)