ABK Jatuh dari Kapal di Perairan Merauke Belum Ditemukan, Operasi SAR Dihentikan

MERAUKE, Redaksipotret.co – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap satu orang anak buah kapal (ABK) bernama Rofik berusia 27 tahun, laki-laki yang dilaporkan terjatuh dari KM JAYA AJJ 02 di perairan Laut Arafura, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Penutupan operasi ini dilakukan setelah pelaksanaan pencarian maksimal oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke, SROP Merauke , Bakamla Merauke, Polsek Kimam, KM JAYA AJJ 02, dan masyarakat setempat hingga hari ini menunjukkan hasil nihil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, menjelaskan bahwa keputusan penutupan operasi SAR diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek di lapangan, termasuk telah dimulainya penyisiran secara menyeluruh oleh tim gabungan baik melalui jalur laut dari Kampung Mooi maupun jalur darat melalui Pos SAR Okaba menuju Last Known Position (LKP).

“Hingga sore hari ini, seluruh upaya pencarian intensif yang melibatkan unsur Basarnas Merauke, SROP Merauke, Bakamla Merauke, Polsek Kimam, KM JAYA AJJ 01, serta masyarakat setempat telah dilaksanakan secara optimal. Namun, korban belum berhasil ditemukan dan hasil pencarian dinyatakan nihil,” ungkap Rudi, Minggu, 1 November 2026.

Selain kendala luasnya area perairan Laut Arafura dan kondisi cuaca di lokasi yang sempat diwarnai hujan lokal serta angin berkecepatan 10–35 km/jam, pihak Basarnas juga telah berkoordinasi secara intensif dengan pihak keluarga korban serta agen kapal terkait penghentian operasi ini.

Pihak Basarnas Merauke menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur potensi SAR, instansi terkait, serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dan mengerahkan tenaga serta sarana prasarana selama proses pencarian berlangsung.(Rilis)

Facebook
X
WhatsApp