JAYAPURA, Redaksipotret.co – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Jayapura mulai melakukan serangkaian persiapan untuk menghadapi lonjakan penumpang menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Pelni memprediksi peningkatan arus penumpang akan mulai terasa sejak pertengahan November mendatang.
Kepala Pelni Cabang Jayapura, Daulat Apul Grevasius Naibaho mengatakan, setelah melewati periode low season pada Agustus dan September, pergerakan penumpang diproyeksikan kembali melonjak 15 hingga 20 persen pada momen Nataru, atau setara 3.500 hingga 7.000 orang.
Untuk mengantisipasi kenaikan tersebut, Pelni Jayapura telah menambah frekuensi pelayaran (koll) secara signifikan.
“Jika pada bulan normal lima kapal yang beroperasi melayani 8 hingga 10 koll, maka pada bulan Desember dialokasikan hingga 15 koll,” kata Daulat, Jumat, 16 Oktober 2026.
Meskipun pemesanan tiket untuk keberangkatan Desember sudah mulai dibuka dan diakses masyarakat, persentasenya dinilai masih relatif kecil.
Oleh karena itu, Daulat mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal mengingat kapasitas yang terbatas.
Selain kesiapan armada, Pelni menekankan komitmen utamanya terhadap keselamatan pelayaran.
Menyoroti beberapa insiden transportasi laut dalam beberapa bulan terakhir, pengawasan intens terhadap jumlah penumpang akan diberlakukan secara ketat untuk mencegah overkapasitas.
“Kami mengharapkan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan. Pengawasan di area dermaga diharapkan dapat memperketat penyaringan, sehingga calon penumpang yang tidak memiliki tiket resmi tidak diperkenankan masuk ke area dermaga demi menekan risiko penumpang gelap naik ke atas kapal,” tegasnya.
Sementara itu, pada Juni dan Juli lalu, puncak pergerakan penumpang tujuan Nabire, Sorong, dan Manokwari terbanyak. (Syahriah)