JAYAPURA, Redaksipotret.co – Perum Bulog terus memperluas distribusi beras premium produksinya ke berbagai jaringan retail modern di seluruh Indonesia, termasuk di Papua.
Langkah ini dilakukan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memperoleh beras premium berkualitas dengan harga yang terjangkau, sekaligus memperkuat stabilitas pasokan beras nasional.
Untuk memastikan distribusi tersebut berjalan optimal, Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari, didampingi Manajer Pemasaran Perum Bulog Kanwil Papua Aan Arri Wijaya bersama Plt. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua, Lunanka Daimboa melakukan inspeksi mendadak ke salah satu retail modern di Jayapura pada Rabu lalu.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan beras premium Bulog merek Befood Sentra Ramos tersedia di rak penjualan.
Mustari menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Saat ini stok beras yang dikuasai Bulog hampir mencapai 5,3 juta ton dan tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Papua.
Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring masih berlangsungnya panen di sejumlah wilayah sentra produksi.
“Stok yang dikuasai Bulog saat ini berada dalam kondisi lebih dari cukup dan tersebar di seluruh Indonesia. Masyarakat tidak perlu khawatir kaerna pasokan tetap aman,” kata Mustari dalam keterangannya, Jumat, 7 Agustus 2026.
“Selain menjalankan penugasan pemerintah melalui beras SPHP, kami juga terus memperluas distribusi beras premium produksi Bulog agar semakin mudah dijangkau masyarakat melalui retail-retail modern,” ujarnya menambahkan.
Menurutnya, perluasan distribusi ke retail modern merupakan bagian dari strategi BULOG untuk menghadirkan produk pangan berkualitas yang mudah diakses masyarakat.
Dengan semakin luasnya jaringan pemasaran, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan beras premium dengan mutu yang terjamin dan harga yang kompetitif.
“Kami ingin masyarakat semakin mudah mendapatkan beras premium produksi Bulog. Kehadiran beras Befood Sentra Ramos di retail modern merupakan komitmen kami untuk menyediakan beras berkualitas dengan harga yang terjangkau, sekaligus memperkuat stabilitas pasokan pangan nasional,” katanya.
Selain melalui retail modern, beras Bulog juga dipasarkan melalui pasar tradisional, toko pangan, jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), serta berbagai kegiatan gerakan pangan murah atau GPM yang terus dilaksanakan bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Bulog juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, pengelola retail modern, distributor, pelaku usaha pangan, serta seluruh pemangku kepentingan agar distribusi beras premium maupun beras medium berjalan lancar, menjangkau masyarakat secara lebih luas, dan tetap menjaga stabilitas harga. (Rilis)

















































