SIDOARJO, Redaksipotret.co – Persipura Jayapura akhirnya meraih kemenangan perdana pada Pegadaian Championship 2026/2027 setelah menundukkan tuan rumah De Red FC dengan skor 1-3 pada pekan keempat yang berlangsung di Stadion Gelora 10 November, Jumat, 2 Oktober 2026.
Kemenangan tersebut terasa istimewa karena Persipura tampil dalam kondisi pincang. Sejumlah pemain inti harus absen akibat cedera. Namun, para pemain yang dipercaya tampil mampu menunjukkan kepercayaan diri dan kerja keras hingga membawa Mutiara Hitam meraih tiga poin di kandang lawan.
Tiga gol Persipura masing-masing dicetak Jeam Kelly Sroyer, Febrianto Uopmabin, serta satu gol bunuh diri yang dilakukan kapten De Red FC. Sementara satu-satunya gol tuan rumah dicetak Muh. Supriadi.
Pelatih Persipura Jayapura, Regi Aditya, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih anak asuhnya dalam pertandingan yang berlangsung cukup berat tersebut.
“Terima kasih kepada Tuhan karena hari ini pertandingan yang sangat berat, tetapi Tuhan boleh izinkan kami bisa curi poin penuh di kandang lawan,” ujar Regi dilansir dari laman Pasificpos.com, Sabtu, 3 September 2026.
Dia memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang keras, terutama setelah dalam beberapa pekan terakhir tim berada dalam tekanan dan mengalami penurunan kepercayaan diri.
“Terima kasih untuk setiap pemain yang berjuang. Kita tahu dalam beberapa minggu belakangan ini mungkin pemain dalam tekanan dan kurang percaya diri. Akhirnya mereka bisa keluar dari situasi itu. Jadi ini hasil yang begitu luar biasa,” katanya.
Regi juga menyebut dukungan manajemen turut memberikan suasana positif bagi tim sehingga para pemain mampu tampil lebih percaya diri.
Menurutnya, kemenangan atas De Red FC bukan akhir dari perjuangan Persipura. Masih banyak pertandingan yang harus dijalani dan sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki.
“Kemenangan hari ini bukan akhir dari segalanya. Masih banyak pertandingan-pertandingan yang harus kita taklukkan bersama, masih banyak hal-hal yang harus kita perbaiki. Tetapi sekali lagi, saya mengucapkan banyak terima kasih untuk kerja keras dari semua elemen yang ada dalam tim,” tegasnya.
Regi memberikan apresiasi kepada pemain, staf pelatih, ofisial, manajemen hingga masyarakat Papua yang terus memberikan dukungan kepada tim.
“Terima kasih kepada pemain, staf pelatih, official, manajemen, dan masyarakat Papua yang begitu luar biasa. Sekali lagi, ini kemenangan kita bersama,” ujarnya.
Dia menjelaskan, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Persipura harus bermain dengan 10 pemain setelah salah satu pemainnya, mendapatkan kartu merah pada babak pertama.
Kondisi tersebut membuatnya harus mengubah strategi pada babak kedua dengan lebih mengutamakan permainan bertahan sekaligus memanfaatkan peluang melalui serangan balik.
“Babak kedua sedikit berubah strategi untuk bermain bertahan karena kekurangan jumlah pemain. Tentunya kita harus lebih bijaksana bermain. Sehingga dimasukkan Kelly Sroyer di flank untuk mengantisipasi counter attack, dan Kelly menjadi target,” jelas Regi.
Selain Kelly, Gunansar Mandowen juga mampu memberikan opsi dalam skema serangan balik. “Dengan 10 pemain, strategi dan taktik saya bisa berjalan bukan karena saya, tetapi karena kinerja pemain yang begitu luar biasa. Mereka mau lebih berlari, mau lebih mencegah gol, dan kita bisa comeback. Itu semua karena perjuangan pemain,” katanya.
Regi menyebut keberhasilan melewati situasi sulit tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen tim. “Jadi, sesuatu yang mustahil kita bisa lalui bersama-sama,” tambahnya.
Lanjutnya, dukungan suporter juga menjadi salah satu faktor yang membuat Persipura termotivasi meski harus menjalani pertandingan di Pulau Jawa.
Regi mengaku kehadiran suporter di stadion membuat para pemain seolah-olah tampil di Jayapura. “Sudah empat pertandingan ada di Pulau Jawa, tetapi karena mentalitas, karena ada dukungan, bahkan Presiden Klub selalu datang bersama-sama dengan Ibu Manager. Jadi saya pikir situasi-situasi yang sulit kita bisa lalui bersama,” tuturnya.
Dia pun menyampaikan terima kasih kepada para suporter yang hadir langsung memberikan dukungan kepada Persipura hingga akhirnya tim mampu memetik kemenangan perdana musim ini.
Sementara itu, perwakilan pemain Persipura, Yeter Amohoso, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut.
“Kalau dari kami pemain, hanya bersyukur buat hasil yang diberikan pada kemenangan ini dari Tuhan. Semuanya bukan karena kekuatan kami, namun kami sebagai pemain hanya bisa memenangkan pertandingan pada malam hari ini karena doa dari keluarga kita, doa dari masyarakat Papua,” ujar Yeter.
Menurutnya, dukungan dan doa dari keluarga serta masyarakat Papua menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.
“Sehingga membuat kami semangat dan kuat untuk memenangkan pertandingan pada malam hari ini,” pungkasnya.(Redaksi)