JAYAPURA, Redaksipotret.co – Bisnis kurir dan logistik PT Pos Indonesia (Persero) mencatatkan pertumbuhan signifikan tahun ini.
Pengiriman surat, paket, dan logistik tercatat tumbuh hingga 49 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Capaian positif ini didorong oleh lonjakan transaksi dari e-commerce, salah satunya melalui kerja sama strategis yang telah terjalin dengan salah satu platform marketplace.
Dengan jangkauan jaringan yang luas di kawasan Papua dan sekitarnya, Pos Indonesia mampu melayani berbagai wilayah yang sebelumnya sulit terjangkau.
“Kendati demikian, Service Level Agreement (SLA) atau estimasi waktu pengiriman tetap disesuaikan dengan ketersediaan armada angkutan di lapangan,” kata Executive General Manager PT Pos Indonesia Kantor Cabang Utama Jayapura, Yudi Bayu Wardhana, Rabu, 21 Oktober 2026.
Selain layanan paket harian, peran Pos Indonesia sebagai BUMN Logistik juga kian solid. Banyak perusahaan di wilayah Papua, seperti di Sorong, kini mengandalkan jasa Pos untuk pengiriman logistik mereka, yang turut mendorong pertumbuhan secara signifikan.
Sementara, sektor jasa keuangan Pos Indonesia masih menghadapi tantangan tersendiri. Perubahan kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi membuat layanan keuangan tatap muka mengalami penurunan sekitar 10 persen dibandingkan tahun 2025.
Dia bilang, penurunan ini tak lepas dari semakin luasnya jangkauan sinyal internet hingga ke daerah terpencil, yang memungkinkan masyarakat bertransaksi secara mandiri.
Menjawab tantangan tersebut, Pos Indonesia mengakselerasi transformasi digital melalui aplikasi PosPay Mobile agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan keuangan Pos kapan saja dan di mana saja. (Syahriah)