KMN Rizki Jaya Utama 01 Tenggelam di Merauke, 8 Selamat, 1 Masih Dicari

MERAUKE, Redaksipotret.co – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke mengerahkan tim Rescue untuk melakukan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap satu orang ABK KMN. Rizki Jaya Utama 01 yang dilaporkan hilang setelah kapal penangkap jaring berkapasitas 26 GT tersebut mengalami kebocoran di perairan Laut Arafura, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Informasi kecelakaan kapal tersebut pertama kali diterima oleh Kantor SAR Merauke pada Kamis malam, 1 Oktober 2026 pukul 22.15 WIT dari pelapor Bapak Muhammad Jainuri selaku pemilik kapal.

Berdasarkan laporan kronologi yang diterima, peristiwa bermula pada Kamis, 1 Oktober 2026 sekitar pukul 17.13 WIT ketika informasi awal masuk ke Bakamla Merauke, terjadi kebocoran kapal pada pukul 18.00 WIT.

Kapal berwarna abu-abu list merah tersebut membawa total 9 orang Person on Board (POB). Saat kapal mengalami kebocoran hingga tenggelam, seluruh ABK sempat berkumpul menggunakan alat apung.

Namun, hantaman gelombang besar di lokasi kejadian menyebabkan para ABK terhempas dan terpisah satu sama lain.

Dari total 9 orang di atas kapal, sebanyak 8 orang dinyatakan selamat, sementara satu orang ABK masih belum ditemukan dan sedang dalam pencarian yakni Salam berusia 54 tahun laki-laki.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, segera memberangkatkan tim Rescue pada pukul 22.35 WIT menuju Last Known Position (LKP) yang berjarak sekitar 25.22 mil laut dengan heading 153.64° arah tenggara dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke.

“Dalam operasi pencarian ini, tim SAR gabungan terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Danpos Torasi, Bakamla Merauke, Satpolairud Polres Merauke, pemilik kapal dan keluarga korban,” kata Rudi, Jumat, 2 Oktober 2026.

Kondisi cuaca di area pencarian dilaporkan cerah berawan dengan arah angin bertiup dari timur hingga tenggara berkecepatan 15 – 45 km/jam. (Rilis)

Facebook
X
WhatsApp
No data was found