JAYAPURA, Redaksipotret.co – PT Air Minum (PTAM) Jayapura Robongholo Nanwani bersama PT Pos Indonesia (Posind) Kantor Cabang Utama (KCU) Jayapura resmi memperpanjang kerja sama terkait layanan penerimaan pembayaran rekening air secara online.
Perpanjangan kemitraan ini menjadi langkah strategis kedua belah pihak setelah melihat keberhasilan kerja sama yang telah terjalin cukup lama.
Direktur Utama PTAM Jayapura Robongholo Nanwani, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terjalin harmonis bersama perusahaan tersebut.
Dia bilang, potensi penerimaan pembayaran rekening air saat ini sangat besar seiring dengan pertumbuhan jumlah pelanggan.
“Saat ini, jumlah pelanggan kami mencapai sekitar 41.800 yang tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Jayapura. Ini merupakan potensi yang sangat baik dalam mendukung penerimaan pembayaran rekening air,” ujarnya, Rabu, 4 November 2026.
Dia menambahkan, jaringan Pos Indonesia yang luas hingga ke tingkat distrik menjadi poin krusial untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kehadiran loket Pos Indonesia memberikan kemudahan serta pilihan alternatif bagi pelanggan agar tidak hanya bertransaksi di kantor cabang unit PTAM,” ucapnya.
Entis pun mengungkapkan, setiap bulan, volume pembayaran melalui Pos Indonesia relatif sangat tinggi, mencapai sekitar 4.000 pelanggan.
“Kami berharap perpanjangan kerja sama ini dapat berjalan lebih baik lagi serta berkontribusi positif dalam memperkuat likuiditas perusahaan,” tambahnya.
Sementara itu, Executive General Manager PT Pos Indonesia Kantor Cabang Utama Jayapura, Yudi Bayu Wardhana menyambut baik kelanjutan kemitraan ini.
Perpanjangan kerja sama ini, kata dia, mengukuhkan komitmen Pos Indonesia sebagai salah satu saluran utama penerimaan setoran tagihan pelanggan PDAM yang selama ini terbukti paling diminati masyarakat.
“Kerja sama ini pada dasarnya adalah perpanjangan dari kesepakatan sebelumnya yang sudah berjalan sangat baik. Penerimaan setoran tagihan PTAM melalui Kantor Pos merupakan salah satu yang terbesar,” ungkapnya.
Kendati demikian, pihaknya memberikan catatan serta harapan untuk pengembangan layanan ke depan, khususnya terkait penanganan tagihan tunggakan yang saat ini belum bisa dilayani di loket Pos Indonesia.
“Dengan demikian, masyarakat yang datang bisa menyelesaikan berbagai transaksi sekaligus dalam satu tempat atau one stop service, mulai dari tagihan air, listrik, telepon, hingga pembayaran cicilan,” pungkasnya. (Syahriah)