JAYAPURA, Redaksipotret.co – Perum Bulog Kantor Wilayah Papua telah menyerap beras petani di Merauke sebanyak 15.622 ton. Jumlah ini melampaui target sebesar 11.388 ton.
“Hingga hari ini, realisasi penyerapan mencapai 137,18 persen atau melebih target,” kata Ahmad Mustari selaku Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua, di Jayapura, Selasa (17/12/2024).
Mustari mengatakan, over target terjadi berkat kerja keras jajarannya dan mitra. Kendati demikian, pihaknya terus berupaya meningkatkan penyerapan. Dirinya pun menargetkan penyerapan beras Merauke pada 2025 mendatang sebanyak 20 ribu ton.
Berbagai upaya dilakukan Perum Bulog Kanwil Papua dalam menjaga ketersediaan kuantitas beras untuk memenuhi kebutuhan pangan di Papua.
Mustari mengatakan, kebutuhan beras mencapai 15 ribu ton per bulan. “Jumlah ini disalurkan untuk golongan anggaran, SPHP hingga bantuan pangan. Agar tetap memenuhi kebutuhan, kita menyerap beras petani di Merauke, kemudian mendatangkan dari pulau Jawa dan Sulawesi serta melakukan impor,” ucaonya.
Sementara itu, menyambut natal dan tahun baru (nataru) pihaknya memastikan ketersediaan bahan pangan mencukupi.
Mustari merinci, stok beras saat ini sebanyak 23.223 ton yang berada di gudang, sementara, di luar gudang sebanyak 10.855 ton. Kemudian beras impor dari Vietnam masuk di Sorong sebanyak 6.500 ton.
“Ini sangat membantu untuk penyebaran stok yang ada di wilayah kerja Kanwil Papua,” ucapnya.
Selain menjamin ketersediaan bahan pangan berupa beras segmen public service obligation atau PSO mencukupi, Perum Bulog Kanwil Papua juga memastikan ketersediaan bahan pangan komersil.
“Kita punya beras komersil sebanyak 728.569 Kilogram, gula pasir 862.653 Kilogram, minyak goreng 186.111 liter, tepung terigu 36 ton. Cukup untuk ketersediaan menyambut Nataru,” jelasnya.
Editor : Syahriah Amir
























































