MERAUKE, Redaksipotret.co – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke memberikan pembaruan (update) terkait Operasi SAR pencarian tiga nelayan yang hilang kontak saat mengecek jaring di Muara Kali Pulau Mooi, Distrik Waan, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Pada pencarian hari pertama (H1), Senin, 21 September 2026 pada pukul 16.26 WIT, tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa satu dari tiga korban telah berhasil ditemukan oleh warga masyarakat dalam keadaan Meninggal Dunia (MD). Korban ditemukan di pesisir pantai.
Korban meninggal dunia teridentifikasi atas nama Andreas Koboon (24). Sementara itu, dua korban lainnya, yaitu Frederikus Yolmen (23) dan Abelbertus Game Yolmen (14), hingga saat ini masih dalam pencarian.
“Kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya salah satu korban yang ditemukan tadi sore” ujar Rudi, Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Selasa, 22 September 2026.
“Mengingat jarak pandang di laut yang sudah tidak maksimal pada malam hari serta gelombang tinggi, Tim SAR Gabungan yang berada di atas RBB memutuskan untuk menghentikan sementara pergerakan pencarian di laut” tambah Rudi.
Pencarian permukaan air dan penyisiran pantai akan dilanjutkan kembali pada Selasa, 22 September 2026 mulai pukul 06.00 WIT sesuai dengan Rencana Operasi (RenOps) Hari Kedua.
Rangkuman Data Korban :
Andreas Koboon (24 Thn) meninggal dunia
Frederikus Yolmen (23 Thn) dalam pencarian
Abelbertus Game Yolmen (14 Thn) dalam pencarian
Operasi pencarian ini terus mengedepankan kolaborasi ,koordinasi antara Rescuer KPP Merauke, Rescuer Pos SAR Okaba, Satpolairud Polres Merauke, Polsek Okaba, Polsek Kimam, warga nelayan setempat serta keluarga korban.
Armada yang dikerahkan meliputi 1 unit RBB, 1 unit Sea Reader, armada laut warga nelayan setempat , kendaraan operasional darat (D-Max dan L-200), serta dukungan komunikasi satelit Manpack Starlink dan HP Satelit.
Kondisi cuaca di area pencarian terpantau cerah berawan dengan arah angin dari tenggara hingga utara berkecepatan 16–27 km/jam. Basarnas Merauke beserta seluruh unsur yang tergabung akan terus berupaya maksimal untuk menemukan dua korban lainnya. (Rilis)