JAYAPURA, Redaksipotret.co – Arianto Kogoya, mengunci satu kursi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Provinsi Papua Pegunungan hasil Pemilu Serentak 2024.
Arianto Kogoya lolos bersama Nelson Wenda, Matias Hiluka dan Sopater Sam. Empat orang tersebut mendapat suara besar berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU Provinsi Papua Pegunungan.
Total ada 11 calon anggota DPD RI yang berebut empat kursi DPD RI dari Dapil Provinsi Papua Pegunungan pada Pemilu Serentak 2024.
Arianto Kogoya memperoleh suara sebanyak 341.095 suara dan memposisikan dirinya sebagai peraih suara terbanyak pertama. Kemudian, disusul Nelson Wenda dengan memperoleh suara 219.867, Matias Hiluka diposisi ketiga meraih 200.432 suara dan Sopater Sam sebagai posisi keempat memperoleh 171.205 suara.
Arianto Kogoya mengatakan dukungan kepada dirinya sebagai amanah dari Tuhan dan juga masyarakat yang harus dijaga. Alasan utama terjun ke dunia politik agar bisa bermanfaat melalui peran strategis.
“Saya memilih masuk sebagai senator. Ini pilihan terbaik yang bisa saya tempuh dalam hidup. Saya juga siap menjaga amanah yang telah diberikan Tuhan dan masyarakat,” kata Arianto Kogoya dalam keterangan persnya di Grand Allison Hotel Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (19/3/2024) malam.
Sebagai tindak lanjut, Arianto mengaku kini terus menyiapkan berbagai upaya ketika nanti menjadi senator. Di antaranya, terkait penguatan potensi lokal. Lebih tepatnya target untuk penguatan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan.
“Selain mendorong penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat, saya juga ingin memajukan daerah Papua Pegunungan ini harus sama dengan daerah-daerah lain yang ada di Indonesia. Harus ada suara-suara di pusat, untuk membela kepentingan masyarakat terutama dalam hal pembangunan yang harus merata seperti daerah yang lain,” akunya.
Target ini dinilainya secara pribadi dengan apa yang selama ini masyarakat butuhkan.
“Secara pribadi, saya juga akan mendorong pendidikan. Yang mana, harus ada universitas negeri di Provinsi Papua Pegunungan seperti sekelas Uncen atau UGM. Selain pendidikan, saya juga mendorong dalam bidang kesehatan dengan adanya pembangunan rumah sakit bertaraf nasional di Provinsi Papua Pegunungan. Tentunya, kita nantinya akan bekerjasama dengan pemerintah provinsi,” ucapnya.
“Ini juga menjadi panggilan saya untuk menjadi senator, untuk menguatkan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat di Papua Pegunungan. Kemudian, lapangan kerja juga harus terbuka secara luas. Jadi, hak-hak dasar orang Papua Pegunungan akan saya perjuangkan sebagai seorang senator. Setidaknya, saya hanya ingin menyampaikan bahwa saya siap, karena apa yang menjadi pertanggungjawaban atas sebuah amanah, memang harus dijalankan secara sungguh-sungguh,” ujar Arianto Kogoya mengakhiri wawancara.
Editor : Syahriah Amir




























































