JAYAPURA, Redaksipotret.co – Sejak November 2025 hingga Februari 2026, Satgas Damai Cartenz telah mengamankan 12 tersangka.
Demikian disampaikan Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faisal Ramadhani, Jumat, 13 Februari 2026.
Dia bilang, terbaru, tim gabungan berhasil meringkus dua daftar pencarian orang atau DPO yang dinilai memiliki peran penting dalam sejumlah aksi kekerasan di Yahukimo, yakni Homi Heluka dan Simak Kipka.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja terkoordinasi di lapangan serta bagian dari strategi penegakan hukum yang berkelanjutan.
“Langkah yang kami lakukan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif. Penindakan terhadap DPO prioritas ini merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai kekerasan dan mempersempit ruang gerak jaringan yang masih aktif,” ujarnya.
Dia juga memastikan bahwa proses hukum terhadap para tersangka akan dilakukan secara profesional dan transparan.
“Kami pastikan seluruh tahapan penyidikan berjalan sesuai prosedur. Penegakan hukum ini semata-mata untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menjaga stabilitas wilayah,” tegasnya.
Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan intensif serta pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam rangkaian aksi kekerasan tersebut.
Berikut daftar kejahatan Homi Heluka :
1. Penembakan anggota Polri di Jalan arah Logpon pada 2022 yang menyebabkan korban meninggal dunia.
2. Pembakaran mobil Sat Binmas di Jalan Paradiso pada 28 Januari 2025.
3. Keterlibatan dalam pembunuhan warga pendulang emas pada April 2025.
4. Penembakan anggota Kodim Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025.
5. Penganiayaan berat terhadap warga sipil dan penembakan terhadap warga bernama Suwono pada 12 Februari 2026.
Sementara itu, Simak Kipka ditangkap terkait dugaan keterlibatannya dalam aksi pembakaran mobil Mitsubishi Triton milik Kepala Desa Almadi pada 18 Februari 2026 di sekitar Kantor DPRD Yahukimo. (Rilis)






















































