JAYAPURA, Redaksipotret.co – Manfaat nyata Program JKN juga dirasakan oleh Gerson Waisibe, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang berdomisili di Jalan Rambutan, Ardipura III, Kota Jayapura, Papua.
Gerson didiagnosis menderita penyakit paru-paru yang memerlukan pemantauan dan pengobatan berkelanjutan, baik rawat jalan maupun rawat inap sesuai kondisi kesehatannya.
Sejak pertama kali menjalani pengobatan pada 2015, Gerson mengaku telah mendapatkan pelayanan kesehatan melalui Puskesmas Emerauw sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk dalam proses rujukan.
Hingga saat ini, Puskesmas tersebut masih berperan penting dalam pemantauan kondisi kesehatannya.
“Pada 28 Desember 2025 saya baru keluar dari RSUD Jayapura setelah menjalani perawatan. Sekarang kondisi saya sudah lebih stabil dan rutin kontrol rawat jalan,” ucapnya, Senin, 9 Februari 2026.
“Saya sangat bersyukur karena dengan JKN, semua pemeriksaan dan perawatan bisa dijalani tanpa memikirkan biaya,” ungkap Gerson, yang saat ini tidak memiliki pekerjaan.
Dia menambahkan, dukungan kepesertaan JKN yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah sangat membantu dirinya untuk fokus pada pemulihan dan menjaga kesehatan.
Untuk memudahkan masyarakat, pengecekan status kepesertaan JKN dapat dilakukan melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan PANDAWA di nomor 0811-811-65165, BPJS Kesehatan Care Center 165, maupun kantor BPJS Kesehatan terdekat.
Adapun sebaran peserta PBI JK yang dinonaktifkan di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Jayapura meliputi Kabupaten Mimika sebanyak 54.186 peserta, Kota Jayapura 53.562 peserta, Kabupaten Jayapura 48.194 peserta.
Kemudian, Kabupaten Puncak Jaya 17.912 peserta, Kabupaten Pegunungan Bintang 12.968 peserta, Kabupaten Keerom 11.592 peserta, Kabupaten Puncak 8.906 peserta, Kabupaten Sarmi 6.691 peserta, serta Kabupaten Mamberamo Raya 4.109 peserta. (Redaksi)




















































