JAYAPURA, Redaksipotret.co – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Distrik di Wilayah Pembangunan (WP) I tahun 2024, yang dibuka oleh Kepala Distrik Ebungfauw, Steven Wally, Selasa (27/1/2024).
Kepala Distrik Ebungfauw, Steven Wally mengatakan bahwa kegiatan Musrenbang merupakan hal yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah. Mulai dari tingkat kampung hingga kabupaten, apabila nantinya usulan tidak mampu dikerjakan oleh kampung, maka dapat diusulkan ke APBN atau APBD.
Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri yang merupakan salah satu perwakilan Kepala OPD yang hadir dalam kegiatan musrenbang tersebut mengharapkan agar masyarakat, kepala kampung dan lembaga yang terkait dapat membawa usulan yang sudah dibahas di Musrenbang tingkat kampung tersebut dengan mencermati prioritas usulan terkait dengan permasalahan lingkungan yang ada.
“Sehingga nanti saat dibahas di tingkat distrik dapat dirumuskan untuk proses lebih lanjut dalam kegiatan Musrenbang di tingkat kabupaten. Karena selama ini saya cermati, banyak dari kampung yang belum mengusulkan berbagai permasalahan lingkungan,” ucapnya.
“Baik itu, dari aspek persampahan, juga penanganan lingkungan di kawasan Danau Sentani dan Cagar Alam Cycloop, serta sarana pendukung lainnya yang juga harus diperhatikan,” sambung Abdul Rahman.
Agar dalam penetapan skala prioritas, kata Abdul Rahman, akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran, baik itu yang nantinya akan dialokasikan untuk pembiayaan di tingkat kampung, tingkat kabupaten, dan yang akan diusulkan di tingkat skala provinsi maupun nasional.
Dia berharap pemahaman terkait dengan permasalahan lingkungan yang akan diangkat atau dirumuskan mencerminkan hal-hal yang menjadi kebutuhan bagi masyarakat dalam penanganan lingkungan.
“Sehingga apa yang kita harapkan dalam Musrenbang kali ini, akan dapat memberikan satu solusi penanganan tentang lingkungan kepada seluruh masyarakat. Misalnya, persampahan itu bagaimana dengan program ini akan dapat mendukung sasaran kita terkait dengan penanganan dan juga pengurangan persampahan,” kata Abdul Rahman.
Musrenbang berlangsung di Balai Pertanian Provinsi Papua, Yahim Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, turut dihadiri Kepala Distrik Sentani Timur, Eslie Suangburaro, Kepala Distrik Waibhu, Jenny Deda dan Kepala Distrik Sentani, Debby, perwakilan Bappeda,
perwakilan dari OPD, perwakilan dari kampung pengusul, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan.
Musrenbang adalah forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan kelurahan/kampung yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah Kabupaten/Kota di wilayah Distrik.
Editor : Syahriah Amir























































