KEEROM, Redaksipotret.co – Ketua Afirmasi Otsus Papua Kabupaten Keerom, Wilhelmus Yoku menanggapi pernyataan Bupati Keerom Piter Gusbager soal rekrutmen pegawai formasi khusus yang disebut formasi 3.000.
Dia mengatakan bahwa pernyataan Bupati Keerom, Piter Gusbager adalah informasi yang tidak ada kaitannya dengan Pemerintah Kabupaten Keerom adalah pemahaman yang keliru atau pembohongan publik.
“Itu adalah pernyataan yang keliru dari Bupati Keerom. Perlu diketahui disini, bahwa 3.000 pegawai ini sudah melalui tahapan dan bukti yang kuat mulai dari BKD Kabupaten Keerom dan juga BKD Provinsi Papua, serta BKN Regional Wilayah IX maupun BKN RI hingga pihak Menpan-RB,” tegas Wilhelmus Yoku dalam keterangan tertulis, Sabtu {13/7/2024) malam.
Ditegaskannya bahwa terakhir yang disidangkan oleh DPR RI Komisi II pada 19 Juni 2024 adalah data Nasional dan resmi. “Maka itu, saya perlu menegaskan bahwa seharusnya kepala daerah (Bupati Keerom) memberikan respon atau dukungan yang positif, bukan malah membangun satu informasi yang memecahbelah dan ini sangat disayangkan,” tegasnya.
Selaku Ketua Afirmasi Pegawai Otsus Papua Kabupaten Keerom, dirinya menyampaikan kepada seluruh pegawai Afirmasi 3.000 agar jangan pernah terpancing atau mendengar informasi terlebih yang menyesatkan.
Dalam kesempatan tersebut, Wihelmus Yoku menyampaikan bahwa pihaknya tidak mencari popularitas atau kepentingan politik. “Namun, kami datang dengan satu tujuan dan misi untuk memanusiakan manusia dalam era Otsus Papua,” imbuhnya.
Dia kembali mengumumkan bahwa dijadwalkan pada 20 Juli 2024 akan ada proses penyambutan Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden RI (Sekretaris Wantimpres) saat kedatangannya di Bandara Sentani Jayapura.
“Sehingga diharapkan kepada 3.000 CPNS Afirmasi Otsus Papua Kabupaten Keerom dapat menggunakan baju hitam putih, untuk proses penyambutan tersebut,” ucapnya.
Editor : Syahriah Amir























































