JAYAPURA, Redaksipotret.co – Melintasi jalan menurun yang panjang membutuhkan teknik berkendara yang tepat.
Pengendara tidak disarankan menahan tuas rem secara terus-menerus karena kebiasaan tersebut dapat membuat sistem pengereman mengalami panas berlebih atau overheat.
Suhu yang terlalu tinggi pada komponen rem dapat menyebabkan daya pengereman menurun atau dikenal sebagai brake fade. Dalam kondisi yang lebih parah, rem dapat kehilangan kemampuan untuk memperlambat laju kendaraan sehingga meningkatkan risiko terjadinya rem blong dan kecelakaan.
Marketing Manager Astra Motor Papua, Suhendri, mengatakan bahwa pengendara perlu mengatur kecepatan sejak sebelum memasuki jalan menurun. Menurutnya, antisipasi sejak awal dapat membantu pengendara mengendalikan sepeda motor tanpa membebani sistem pengereman secara berlebihan.
“Pengendara sebaiknya tidak menunggu hingga sepeda motor melaju terlalu cepat baru melakukan pengereman. Kurangi kecepatan sebelum memasuki turunan, kemudian lakukan pengereman secara bertahap agar suhu komponen rem tetap terjaga dan kendaraan lebih mudah dikendalikan,” ujar Suhendri, Rabu, 29 Juli 2026 malam.
Agar tetap aman saat melewati turunan panjang, Astra Motor Papua membagikan beberapa tips berkendara berikut ini :
1.Kurangi kecepatan sebelum memasuki turunan. Hindari memasuki jalan menurun dengan kecepatan tinggi karena kondisi tersebut akan membuat pengendara membutuhkan daya pengereman yang lebih besar.
2.Gunakan rem depan dan belakang secara seimbang. Lakukan pengereman secara bertahap dan sesekali atau menggunakan teknik intermittent braking, bukan menahan rem secara terus-menerus. Pengendara juga dapat menggunakan rem secara bergantian sesuai kondisi jalan dan kebutuhan pengereman.
3.Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Ruang yang cukup akan memberikan waktu bagi pengendara untuk mengurangi kecepatan secara bertahap sekaligus mengantisipasi apabila kendaraan di depan melakukan pengereman mendadak.
4.Tetap fokus dan arahkan pandangan jauh ke depan. Hal ini penting untuk membantu pengendara mengantisipasi tikungan, kendaraan lain, permukaan jalan yang rusak, maupun potensi bahaya lainnya selama melewati turunan.
Khusus pengguna sepeda motor tipe sport dan cub, manfaatkan engine brake dengan menggunakan gigi yang sesuai. Efek perlambatan dari mesin dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap rem.
Namun, hindari menurunkan gigi secara tiba-tiba saat kecepatan kendaraan masih tinggi karena dapat mengganggu kestabilan sepeda motor.
Pengendara motor sport dan cub juga tidak disarankan menggunakan posisi transmisi netral atau N saat melintasi turunan. Posisi netral akan menghilangkan efek engine brake sehingga laju sepeda motor lebih sulit dikendalikan dan beban pengereman menjadi semakin besar.
“Keselamatan saat melewati turunan panjang sangat bergantung pada kemampuan pengendara dalam mengatur kecepatan, menjaga jarak, serta menggunakan sistem pengereman dengan benar. Jangan memaksakan kendaraan melaju terlalu cepat dan selalu sesuaikan cara berkendara dengan kondisi jalan,” tambah Suhendri.
Melalui edukasi ini, Astra Motor Papua mengajak seluruh pengguna sepeda motor untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami teknik pengereman yang tepat.
“Pastikan selalu menggunakan perlengkapan berkendara serta mengutamakan keselamatan agar tetap #Cari_Aman dalam setiap perjalanan,” kata Suhendri mengingatkan. (Rilis)
























































