JAYAPURA, Redaksipotret.co – Benhur Tomi Mano menegaskan tidak akan meninggalkan Yermias Bisai.
Meski tidak lagi menjadi wakilnya, Benhur Tomi Mano tetap melibatkan Yermias Bisai dalam penjajakan Calon Wakil Gubernur Papua yang baru untuk mengikuti pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Papua.
“Saya berkoordinasi dengan Yermias Bisai untuk mencar wakil yang tepat. Saya tidak bisa meninggalkan Yermias Bisai,” tegasnya di Kota Jayapura pada Sabtu (8/3/2025).
Benhur Tomi Mano mengungkapkan ada lima nama yang diusulkan untuk dipilih salah satunya menjadi wakil.
Kelima nama tersebut merupakan anak Papua dari wilayah adat Saireri yang sudah sarat pengalaman. Diantaranya sebagai berikut :
1. Toni Wanggai
2. Velix wanggai
3. William Saman Bonay
4. Constant Karma
5. Willem Frans Ansanay
Kelima nama itu diseleksi kelebihan dan kelurangan serta lain sebagainya. Sehingga melahirkan satu nama untuk menjadi wakil Benhur Tomi Mano yaitu Constant Karma.
Dikutip dari wikipedia, drh. Constant Karma lahir di Biak Numfor, 24 Maret 1954 merupakan politikus Partai Golongan Karya dan mantan birokrat Indonesia yang berasal dari Papua.
Constant pernah menjabat sebagai penjabat Gubernur Papua pada periode masa transisi 2012–2013 dan menjabat Wakil Gubernur Papua untuk periode 2000–2005.
Constant Karma menyelesaikan pendidikan tingginya di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada pada tahun 1981. Kemudian melanjutkan karir sebagai pegawai negeri sipil (PNS) pada tahun 1982.
Sepanjang karirnya, Karma menjadi kepala dinas sebanyak empat kali. Dia menjadi Kepala Dinas Pertanian di Kabupaten Jayawijaya. Kemudian menjadi Kepala Dinas Peternakan di Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Jayapura dan Provinsi Papua.
Jurnalis : Muhammad Rafiq I Editor : Syahriah Amir




























































