JAYAPURA, Redaksipotret.co – Menteri UMKM Maman Abdurrahman optimis penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha di Papua akan terus meningkat.
Optimisme ini didasari oleh tingginya antusias masyarakat Papua dalam mengembangkan usaha melalui sektor UMKM.
Menurut Maman, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Papua memiliki wewenang yang sama dengan kementerian dalam mengajukan nama-nama calon nasabah KUR kepada bank penyalur.
“Kalau kita lihat data penyaluran KUR di Papua saat ini, baru berdasarkan upaya bank penyalur. Jadi saya menilai Pemda belum terlalu serius. Kalau Pemprov Papua mulai aktif mengusulkan nama-nama calon penerima, penyaluran KUR bisa meningkat signifikan,” ujar Maman disela-sela Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Kantor Gubernur Papua pada Rabu (12/11/2025).
Dia menambahkan, pemerintah pusat membutuhkan dukungan semua pihak untuk mendorong UMKM naik kelas.
Dana KUR, lanjutnya, harus digunakan secara produktif untuk kegiatan usaha, bukan konsumtif.
“Program KUR adalah kebijakan pemerintah untuk memperkuat sektor produktif. Jadi dana ini harus diarahkan untuk pengembangan usaha masyarakat,” tegasnya.
Hingga saat ini, penyaluran KUR di Provinsi Papua tercatat sebanyak 23.955 debitur dengan total nilai mencapai Rp1,75 triliun.
Penyaluran tertinggi berada di Kota Jayapura, yakni sebanyak 4.901 debitur dengan nilai Rp344 miliar.
Kegiatan festival UMKM turut digelar dengan melibatkan 1.000 pelaku usaha binaan dari berbagai lembaga perbankan seperti BRI, Bank Mandiri, PNM, BNI, BPD Papua, dan Pegadaian.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan Dinas Koperasi dan UKM Papua, serta kalangan akademisi dari Universitas Cenderawasih dan Universitas Yapis Papua.
Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menegaskan bahwa program nasional di sektor UMKM telah menjadi bagian dari visi dan misi kepemimpinan daerah.
Dia menyatakan, Pemprov Papua akan terus bersinergi dengan BUMN, perbankan, dan sektor swasta untuk memperluas ruang usaha bagi masyarakat.
“Antusias masyarakat Papua berwirausaha sangat tinggi. Karena itu, Pemprov berkomitmen berkolaborasi dengan semua pihak untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM. Kami juga telah menyiapkan anggaran agar masyarakat yang ingin berusaha dapat memanfaatkannya,” ujar Aryoko. (Muhammad Rafiq)


























































