JAYAPURA, Redaksipotret.co – Kakanwil Kemenag Papua, Klemens Taran bersama jajaran berkomitmen mendukung penuh AMAN (Aplikasi Manajemen Aduan Anti Kekerasan) sebagai kanal pengaduan dugaan kekerasan di lingkungan pendidikan agama dan keagamaan.
Menurutnya, aplikasi ini membantu peserta didik, orang tua, guru, dan masyarakat melaporkan kasus kekerasan agar dapat ditangani cepat dan tepat.
Kabid Pendidikan Kristen Papua Yokbed Griapon menilai AMAN menjadi inovasi penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas kekerasan melalui mekanisme pelaporan yang cepat, adil, dan akuntabel.
Kabid Pendidikan Islam Papua M. Muzakir Asso mengajak masyarakat memanfaatkan AMAN untuk melaporkan dugaan kekerasan, termasuk dampak negatif digitalisasi seperti perundungan, agar dapat dicegah sejak dini.
Pembimas Hindu Papua I Wayan Wira Adnyana menyambut baik kehadiran AMAN karena mempermudah peserta didik dan lembaga pendidikan menyampaikan aduan, sehingga persoalan dapat segera mendapat perhatian dan penanganan.
AMAN merupakan aplikasi berbasis web milik Kementerian Agama yang dapat diakses melalui aman.kemenag.go.id. Setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan menjaga kerahasiaan identitas pelapor. (Rilis)
























































