MERAUKE, Redaksipotret.co – General Manager Consumer Business Telkomsel Maluku Papua, Fajri Adi Firmansyah, menyampaikan bahwa gangguan jaringan yang kembali terjadi di wilayah selatan Papua merupakan kejadian yang tidak diinginkan oleh semua pihak, termasuk Telkom dan Telkomsel.
Kendati demikian, pihaknya tetap bertanggung jawab dan mengambil langkah-langkah konkret untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Fajri menjelaskan bahwa Telkomsel telah menyiapkan berbagai bentuk kompensasi dan bantuan komunikasi. Salah satunya adalah penggantian kuota internet yang hangus akibat tidak dapat digunakan selama gangguan terjadi. Selain itu, Telkomsel juga membuka sejumlah posko di beberapa titik untuk menyediakan akses internet gratis bagi masyarakat.
“Kompensasi yang kami berikan adalah bentuk keprihatinan kami terhadap dampak yang dirasakan masyarakat. Kami juga pelaku bisnis, jadi kami sangat memahami pentingnya konektivitas bagi kelangsungan aktivitas ekonomi,” ujar Fajri melansir laman Pasificpos.com, Rabu (27/8/2025).
Menanggapi keluhan pelanggan mengenai tagihan layanan Telkomsel, termasuk IndiHome dan Kartu Halo, Fajri menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah dengan memberikan diskon secara merata.
Namun, dia menegaskan bahwa diskon hanya akan berlaku untuk tagihan bulan depan, yakni pasca terjadinya gangguan. Tagihan yang dibayarkan pada bulan Agustus ini masih merupakan tagihan bulan sebelumnya dan tetap dikenakan tarif normal. “Kami harap masyarakat dapat memahami hal ini agar tidak terjadi kesalahpahaman,” tambahnya.
Fajri juga mengimbau media untuk membantu menyebarkan informasi ini secara luas kepada masyarakat, untuk mencegah munculnya persepsi yang keliru dan tindakan anarkis seperti demo yang sempat terjadi belum lama ini.
Dia menegaskan bahwa gangguan jaringan tersebut murni disebabkan oleh faktor alam, bukan sabotase atau tindakan yang disengaja.
“Kami mohon dukungan semua pihak agar situasi tetap kondusif. Telkomsel akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Papua,” pungkas Fajri.
Editor : Syahriah Amir






















































