JAYAPURA, Redaksipotret.co – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah XII dan Cabang Jayapura menggelar media gathering di Jayapura, Kamis (6/2/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Komisi Informasi Papua serta berbagai perwakilan media massa baik cetak, elektronik dan siber yang ada di Jayapura.
Media gathering dengan tema”Transparansi dan Informasi Publik : Menyampaikan Edukasi dan Manfaat JKN Dengan Jelas Serta Akurat” juga diisi dengan sesi tanya jawab.
Deputi Direksi Wilayah XII, Mustafa, menyampaikan bahwa peran media massa sangat penting lantaran sebagai corong informasi yang dapat memberikan edukasi secara luas kepada masyarakat, khususnya di tanah Papua.
Menurutnya, media adalah mitra strategis yang memainkan peranan penting dalam memberikan informasi terkait program, manfaat, dan kebijakan terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
”Media gathering menjadi ajang diskusi terbuka bagi rekan-rekan wartawan untuk menanyakan atau mengonfirmasi secara langsung program JKN kepada kami. Harapannya, pasca kegiatan ini rekan-rekan wartawan dapat lebih memahami manfaat program JKN serta dapat menginformasikannya kepada masyarakat dengan jelas dan akurat ,”ujar Mustafa.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Hernawan Priyastomo, manyampaikan bahwa kegiatan tersebut wujud apresiasi kepada media massa yang telah berkontribusi aktif dalam mendukung program JKN di Papua.
Hernawan bilang bahwa capaian implementasi JKN di tahun 2024 tidak terlepas dari peran media yang mengedukasi masyarakat.
”Media merupakan mitra publikasi utama dalam menjawab tantangan JKN di Papua, seperti tantangan kondisi geografis, budata, bahasa, dan literasi masyarakat. Selain itu, media sampai saat ini juga merupakan medium eksisting yang memiliki engagement publikasi yang stabil,” kata Hernawan.
Ketua Komisi Informasi Papua, Henry Winston Muabuay mengatakan, di era digital saat ini, peran media massa sangat vital untuk bisa memberikan akses informasi terkait JKN yang termasuk informasi publik untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Henry juga menekankan bahwa di Papua, selain media digital yang telah berkembang pesat, diperlukan juga kolaborasi berbasis komunitas, khususnya komunitas di bidang kesehatan. Hal tersebut akan sangat membantu BPJS Kesehatan dalam memberikan edukasi yang berada di tengah-tengah masyarakat.
”Kami telah koordinasi sebelumnya dengan pihak BPJS Kesehatan, untuk selanjutnya nanti kita akan lakukan sosialisasi bersama dengan komunitas lokal dimulai dari Jayapura, agar masyarakat bisa terdukasi dengan efektif dan bertahap,” kata Henry.
Sementara itu, Rul Firmansyah salah satu peserta gathering mengaku antusias dengan kegiatan tersebut. Kendati bukan pertama kalinya dilibatkan dalam gathering BPJS Kesehatan, namun wartawan RRI Jayapura ini mengaku banyak informasi yang didapatkan pasca mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami juga diberi kesempatan untuk bertanya lebih jauh seputar program JKN dan mengetahui perkembangan program JKN saat ini,” ucap Rul Firmansyah.
Editor : Syahriah Amir

























































