JAYAPURA, Redaksipotret.co – Gubernur Papua Matius Fakhiri bakal mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mamberamo Raya yang masih rendah.
Hal itu diungkapkan setelah menyoroti rendahnya IPM Mamberamo Raya dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dihadiri seluruh Walikota dan Bupati se-Provinsi di Kantor Gubernur Papua, Kamis (30/10/2025).
Langkah nyata itu diungkapkan sebagai wujud tantangan nyata yang dihadapi Pemerintah Papua dibalik tingginya IPM Papua saat ini.
“Masih ada disparitas yang mencerminkan tantangan nyata yang menuntut kerja keras, Inovasi dan keberspihak kita dalam memastikan bahwa hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh pelosok Papua,” jelasnya.
Salah satu tantangan itu ada di Kabupaten Mamberamo Raya yang menyebabkan IPM masih rendah..
Menurutnya, tantangan ini akan menjadi konsentrasi lima tahun ke depan agar IPM Mamberamo Raya menanjak naik.
“Salah satu yang saya lihat kenapa Mamberamo Raya itu tetap tidak berjalan naik ini karena konektivitas antara ibu kota kabupaten dengan distrik, ini menjadi pemikiran kita bersama,” ungkapnya.
“Mudahan Rakerda ini saya akan mendapatkan masukan dari bupati dan stakeholder Mamberamo Raya terkait bagaimana membuat konektivitas pelayanan sehingga bisa konek demnan daerah terdekat, seperti Sarmi,” tambahnya.
Diketahui, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua pada tahun 2024 adalah 73,83, meningkat 0,82 persen dari tahun sebelumnya.
Angka ini merupakan hasil dari peningkatan di berbagai komponennya, seperti umur harapan hidup saat lahir, rata-rata lama sekolah, dan standar hidup layak. (Muhammad Rafiq)





















































