JAYAPURA, Redaksipotret.co – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua terus mendorong penguatan ekonomi daerah melalui program kewirausahaan yang bersinergi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota.
Sebagai organisasi yang 100 persen beranggotakan wirausaha, Apindo menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan di Papua.
Ketua Umum Apindo Papua, Moses Morin menilai, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci utama, khususnya dalam penyusunan regulasi yang benar-benar berpihak dan membantu pelaku usaha.
Dia bilang, regulasi yang tepat diharapkan mampu mendorong pengusaha lokal agar lebih berkembang dan berkontribusi langsung terhadap perputaran ekonomi daerah.
“Ekonomi Papua harus berputar dengan baik. Masyarakat idealnya memiliki sumber pendapatan yang beragam, tidak semata-mata bergantung pada belanja pemerintah daerah melalui anggaran pendapatan belanja daerah atau APBD,” ucapnya di Jayapura, Rabu, 4 Februari 2026.
Moses menambahkan, jika seluruh pendapatan bertumpu pada APBD, tentu akan menjadi beban berat bagi pemerintah.
“Kami ingin mengambil peran sebagai pilot project kemitraan bisnis antara dunia usaha dan pemerintah,” kata Moses.
Dia juga berharap pemerintah dapat berkontribusi melalui regulasi dan aturan yang mendukung, sementara Apindo berperan sebagai mitra strategis dalam pengembangan usaha dan jaringan bisnis.
Moses menegaskan, salah satu kontribusi nyata Apindo terhadap pertumbuhan ekonomi Papua adalah dengan membuka akses jaringan pemasaran.
“Apindo memfasilitasi rantai pasok, termasuk mencari penyedia barang dari luar daerah, seperti Surabaya, dengan Jayapura sebagai hub distribusi. Apindo juga menyediakan tempat penampungan barang untuk memastikan kelancaran distribusi,” ungkapnya.
Dia mengatakan, tengah membangun warehouse trading atau gudang penyimpanan rempah-rempah di wilayah Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.
Gudang ini, sebutnya, dirancang sebagai pusat penyimpanan berbagai komoditas dagang, sehingga pelaku usaha dan pedagang tidak perlu mencari bahan ke berbagai tempat karena seluruh kebutuhan telah disiapkan dalam satu lokasi.
Moses menegaskan, warehouse tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Apindo, tetapi terbuka bagi seluruh pelaku usaha di Papua.
“Dengan demikian, keberadaan gudang ini diharapkan dapat memperkuat rantai perdagangan lokal dan meningkatkan efisiensi distribusi barang,” pungkasnya. (Syahriah)























































