JAYAPURA, Redaksipotret.co – Pemerintah Provinsi Papua sementara menghitung kerugian aset Stadion Lukas Enembe di Kabupaten Jayapura, pasca kericuhan supporter Persipura Jayapura, dalam laga menjamu Adhyaksa FC, pada babak play off promosi liga 1, Jumat, 8 Mei 2026.
Gubernur Papua, Matius mengatakan, kendati belum menghitung secara pasti, namun dirinya mengaku sudah mengetahui titik kerusakan secara kasat mata.
“Kita sudah tinjau tadi siang, ada kerusahan di tribun utama, ada beberapa bagian kacanya pecah, akan kita data semua,” tegasnya dilansir dari laman Pasificpos.com, Selasa, 12 Mei 2026.
Menurut Gubernur, tim yang akan turun menghitung kerugian aset akan dipimpin langsung oleh Sekda Papua nanti bersama-sama dengan Dinas Olahraga dan Pemuda.
Gubernur mengatakan, kerusakan yang terjadi tidak hanya di Stadion Lukas Enembe, tetapi juga kaca di venue Aquatik pecah.
“Ada tiga venue di kawasan stadion Lukas Enembe, akan kita cek apakah ada kerusakan atau tidak,” terangnya.
Selain itu, katanya, Pemprov Papua bertanggung jawab atas perbaikan seluruh fasilitas stadion yang mengalami kerusakan akibat kerusuhan tersebut.
Gubernur Papua turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang terjadi di Stadion Lukas Enembe.
“Kami selaku pemilik aset bertanggung jawab dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Stadion ini kami tutup sementara waktu,” ujarnya. (Redaksi)





















































