JAYAPURA, Redaksipotret.co – Pemerintah Provinsi Papua belum memberikan penjelasan terkait nominal alokasi anggaran yang disiapkan untuk mendukung kontingen Papua mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara.
Hal itu terungkap dalam rapat kerja yang digelar Komisi III DPR Papua bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Papua dan KONI Papua di Jayapura, Rabu (29/5/2024).
Ketua Komisi III DPR Papua, Benyamin Arisoy mengatakan, akan digelar pertemuan lanjutan dengan Komisi V untuk rapat bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan KONI.
“Segera kita lakukan untuk mengetahui dukungan besaran alokasi anggaran bagi kontingen Papua,” ujar Benyamin melansir pasificpos.com, Kamis (30/5/2024).
Raker Komisi III DPR Papua juga membahas aset yang ditangani KONI dan Dinas Pemuda Olahraga yang harus dikelola secara baik untuk mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Aset-aset itu antara lain pengelolaan Gedung Olahraga (GOR) Cenderawasih, Lapangan Mandala dan Wisma Atlet.
“Fiskal Provinsi Papua sekarang dalam posisi krisis. Oleh karena itu, perlu penanganan aset untuk menambah PAD kita,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Papua,George Weyasu menyampaikan apresiasi kepada DPR Papua yang memberikan perhatian kepada para atlet dan kontingen Papua yang sedang bersiap untuk bertanding di PON XXI.
“Pertemuan ini sangat baik, terkait aset daerah yang dikelola oleh KONI tapi juga dukungan anggaran menuju PON Aceh-Sumut. Mengingat waktu kita singkat, tersisa tiga bulan. Kami juga berharap bisa mendapatkan kepastian dukungan Pemerintah Papua untuk persiapan kontingen Papua menuju PON XXI,” ungkapnya.
Dia mengingatkan DPR Papua dan Pemprov Papua bahwa deadline pembayaran kontribusi kontingan dari tiap provinsi kepada PB PON Aceh-Sumut pada Juni 2024 untuk akomodasi, makan minum dan transportasi.
“Apabila tidak dibayar, maka kontingen Papua dipastikan tidak ikut PON, karena kita tidak membayar kewajiban kontribusi kepada penyelenggara PON Aceh-Sumut,”ujarnya mengingatkan.
Sebelumnya KONI dengan Bidang Pembinaan Prestasi dan beberapa bidang lain, awal pekan ini menggelar pertemuan menindaklanjuti surat KONI Pusat terkait long list data atlet yang segera dirampungkan.
Menurut Weyasu, data atlet yang belum dimasukan ke long list sekitar 28 cabor. Usai long list, kata Weyasu, PB PON XXI akan membuka pendaftaran oficial bagi setiap kontingen.
Editor : Syahriah Amir





















































