JAYAPURA, Redaksipotret.co – Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura melalui Bidang Pendidikan melakukan pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Jenjang SD/MI Kabupaten Jayapura tahun 2024, yang diikuti ratusan kepala sekolah dan guru jenjang SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Hana.S.Hikoyabi, melalui Kabid Pendidikan SD Slamet Riyadi mengatakan, pelatihan ini sangat penting lantaran mereka akan mendapatkan materi Kurikulum Merdeka di platform Merdeka Mengajar tidak hanya ada di menu Tentang Kurikulum Merdeka, tetapi juga ada di Pelatihan Mandiri.
Dimana, Tim platform Merdeka Mengajar telah mengumpulkan topik-topik di Pelatihan Mandiri yang berkaitan dengan Kurikulum Merdeka berdasarkan tujuan pembelajarannya secara sistematis.
Dia bilang, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk memberikan penyegaran kepada kepala sekolah dan para guru tidak kaku dalam memperbaiki kinerja dalam satuan pendidik.
“Diharapkan mereka terus berlatih agar sekolahnya maju dan bisa dilakukan evaluasi pembelajaran di sekolah yang selama satu tahun belum pernah mengetahui tentang ilmu IKM bisa dilakukan perbaikan,” ucapnya, Selasa (10/12/2024).
Slamet menjelaskan, untuk tahap pertama peserta berjumlah 100 orang dari wilayah pembangunan I, II, III dan bebrapa kepala sekolah dari WP IV. Oleh sebab itu, peserta sangat antusias dan semangat dalam mengikuti pelatihan.
“Mudah-mudahan mulai pelatihan ini bisa membawa angin segar, menambah semangat bagi Kepsek dan guru, dan penerapan IKM di Kabupaten Jayapura kurang lebih hampir 100 persen dari 148 SD/MI hanya 8 yang belum menerapkan IKM sehingga melalui pelatihan inilah sekolah tersebut bisa menerapkan, ucapnya.
Narasumber yang dihadirkan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura yang telah bersertifikasi dan memiliki kompetensi dalam memberikan pelatihan IKM.

Sementara itu, Kepala SD YPKP 2 Sentani, Sunaryatin, mengaku melalui pelatihan IKM tersebut sangat membantu dirinya sebagai pendidik. Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura yang telah melibatkan sekolah swasta lantaran ini sangat penting terlebih bagi sekolah yang belum menerapkan IKM.
“Untuk IKM banyak sekali kemudahan termasuk di dalamnya ada fitur PMM, ada komunitas belajar jadi semua akan bermuara ke IKM, dimana IKM selain sebagai wadah yang benar-benar membantu sekolah untuk meningkatkan kinerja maupun meningkatkan mutu untuk sekolah, ini juga membantu kepala sekolah dan guru,”ucapnya.
Dia mengatakan, kedepan guru tidak sulit lagi dengan kebijakan menteri yang baru karena semua dipermudah, tidak susah mengupload untuk melakukan webinar agar mendapatkan sertifikat.
Koordinasi Pengawas (Korwas) Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Sutrimo yang juga narasumber mengaku, pelatihan IKM penting agar supaya kepala sekolah bisa memahami untuk dilaksanakan dengan baik, sesuai yang diharapkan.
Dengan aturan, sebut Sutrimo, tidak kembali ke kurikulum lama, dan diharapkan saat mengajar ada kemajuan tidak monoton secara konvensional saja, tetapi harus ada inovasi yang telah dianjurkan oleh pemerintah terkait kurikulum merdeka.
“Banyak hal yang diketahui para guru yang harus bisa mengadopsi di IKM, PMM, sehingga guru juga harus belajar berinovasi tentunya hal ini bisa bermanfaat untuk guru yang lain,” ucapnya.
Dia berharap, melalui pelatihan yang diselenggarakan ini semua kepala sekolah dan guru bisa mengikutinya dengan baik.
“Jangan sia-siakan kesempatan ini, bertanyalah kepada narasumber jika memang belum menguasai materi yang diberikan supaya selesai mengikuti pelatihan bisa mengaplikasikan ke siswanya,” kata Sutrimo.
Editor : Syahriah Amir























































