JAYAPURA, Redaksipotret.co – Menjelang puncak arus mudik natal dan tahun baru (Nataru), PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) melakukan berbagai upaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para calon penumpang maupun pengantar dan penjemput.
General Manager PT Pelindo Regional 4 Jayapura, Ramdan Affan Kiai Demak mengatakan, upaya itu antara lain dengan melakukan perubahan alur masuk dan keluar kendaraan serta menerapkan sistem kunjungan elektronik (ePass) bagi kendaraan roda empat dan dua untuk mengurai kemacetan,
Selain itu, pihaknya juga menyediakan tenda di luar terminal penumpang dan fasilitas X-ray serta penyejuk udara di dalam terminal.
“Kita juga melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan pihak KSOP Jayapura dan Stakeholder terkait dalam upaya menciptakan keamanan dan kenyamanan pada arus mudik Nataru ini,” kata Ramdan usai apel siaga pembukaan posko terpadu Nataru di Pelabuhan Jayapura, Rabu (18/12/2024).
Diketahui, puncak arus mudik Nataru akan terjadi pada 19-21 Desember 2024. Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Jayapura memprediksi pada arus mudik Nataru tahun ini terjadi kenaikan 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, atau sebanyak 15.585 orang akan melakukan perjalanan melalui Pelabuhan Jayapura.
Ramdan juga menyampaikan, terjadi kenaikan trafik arus petikemas sampai dengan November 2024 sebesar 10 persen, dari 73.722 TEUs menjadi 81.058 TEUs.
Sementara itu, Kepala Operasional Pelni Jayapura, Dalih Aji mengatakan, Pelni menyediakan lima kapal kapasitas ribuan penumpang yaitu KM Sinabung, KM Gunung Dempo, KM Labobar, KM Ciremai dan KM Dobonsolo.
“Kita juga menyediakan tiga kapal perintis yaitu KM Sabuk Nusantara 800, 100 dan 58,” kata Dalih.
Dalih pun mengatakan, pada puncak arus mudik tanggal 19 dan 20 Desember, kapal yang digunakan untuk mengangkut penumpang berkapasitas 2000 dan 3000 seat.
Namun untuk mengantisipasi terjadi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik, Pelni, sebut Dalih, telah mendapatkan dispensasi tambahan untuk semua kapal sebesar 5 persen.
Dia mengatakan, intra Papua mendominasi pelayaran pada mudik Nataru tahun ini
Editor : Syahriah Amir





















































