JAYAPURA, Redaksipotret.co – Program Makan Bergizi Gratis atau MBG merupakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto resmi diluncurkan di SMP Negeri 1 Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua pada Senin (14/4/2025).
Yayasan Kasih Iman Samuel Papua telah mendirikan dapur sehat untuk mendukung pelaksanaan makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.
Ketua Yayasan Kasih Iman Samuel Papua, Edison Awoitauw menyampaikan bahwa pihaknya telah mendirikan dapur sehat yang berkapasitas 3.500 paket makanan per dapurnya. Sehingga dapur-dapur ini juga akan melayani sekolah-sekolah lain yang ada di Kabupaten Jayapura.
“Total ada 53 ribu siswa yang akan menerima makanan bergizi gratis di Kabupaten Jayapura. Dengan dukungan, dari 17 titik dapur yang telah kami dirikan di sejumlah titik,” terang Edison Awoitauw.
“Jadi, setiap menu makan itu bernilai Rp 20 ribu. Dan, kami akan sajikan secara variatif. Kemudian, untuk proses pengemasan hingga distribusi akan dilakukan sebanyak 45 petugas dengan memanfaatkan bahan baku (pangan) lokal yang ada di daerah ini,” ucapnya menambahkan.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Sentani, Hariyati Sokoy menyampaikan bahwa program MBG ini sangat bermanfaat bagi anak-anak lantaran mereka bisa menabung uang jajannya. “Apalagi di satu sisi, tidak semua anak bisa bawa uang jajan saat ke sekolah,” ungkap Hariyati Sokoy.
Dia bilang program tersebut dapat meningkatkan gizi anak, mendukung kesehatan sehingga sangat membantu mendukung pertumbuhan fisik dan daya pikir para siswa.
Namun dia meminta porsi nasi yang diberikan kepada anak-anak agar bisa dilebihkan lantaran setiap siswa berbeda porsi makannya.
“Jumlah siswa di SMP Negeri 1 Sentani sebanyak 963 orang. Berdasarkan pengamatan kami bersama anak-anak, artinya disini saya tidak bisa membedakan porsi makan antara anak-anak di Papua dengan anak-anak di luar Papua. Walaupun ada anak-anak kami yang asalnya dari luar Papua dan sudah lahir besar disini, berarti porsi makannya juga berbeda,” jelasnya.
Hariyati Sokoy berharap program ini bisa terus berlanjut, sehingga diharapkan mampu menciptakan perubahan besar bagi masa depan generasi penerus.
Dia juga meminta penyedia MBG tepat waktu saat mensuplai porsi agar tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa.
Salah satu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sentani, Abi Hanafi, mengungkapkan antusias dirinya bersama teman-teman menanti kedatangan makanan bergizi gratis di sekolahnya.
“Program makanan bergizi gratis ini sangat bagus sekali. Menunya sehat dan enak, karena bervariasi seperti tempe dan telur,” ungkap Abi bersama teman-temannya seraya menyampaikan terima kasih dengan adanya program MBG ini.
Jurnalis : Muhammad Irfan I Editor : Syahriah Amir



















































