JAYAPURA, Redaksipotret.co – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah penumpang angkutan laut di wilayah Papua menunjukkan tren penurunan selama periode Januari hingga Agustus 2025.
Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Helena menjelaskan, total embarkasi atau penumpang berangkat tercatat sebanyak 175.802 orang, atau mengalami penurunan sebesar 6,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 187.409 orang.
“Penurunan jumlah penumpang berangkat tercatat paling signifikan di Pelabuhan Biak, yaitu sebesar 27,62 persen. Sebaliknya, Pelabuhan Sarmi justru mencatatkan peningkatan tertinggi jumlah penumpang berangkat, yakni sebesar 16,72 persen,” ungkapnya, Rabu (1/10/2025).
Demikian juga dengan jumlah arus Debarkasi atau penumpang yang masuk melalui ke Papua. Adriana bilang, kumulatif Januari hingga Agustus 2025, jumlah debarkasi turun 2,39 persen.
“Dari 189.853 orang pada tahun sebelumnya menjadi 185.312 orang. Penurunan tertinggi tercatat di Pelabuhan Biak sebesar 13,65 persen, sedangkan peningkatan tertinggi debarkasi terjadi di Pelabuhan Waren, Sarmi yaitu 9,92 persen,” kata Adriana tanpa menyebutkan penyebab pasti penurunan tersebut.
Editor : Syahriah Amir



















































