JAYAPURA, Redaksipotret.co – Pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 tinggal menghitung bulan. TNI dan Kepolisian sudah siap mengantisipasi masalah dan mengawal sukses pesta demokrasi lima tahunan tersebut di Tanah Papua.
Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan mengatakan bahwa tidak ada penambahan pasukan saat pelaksanaan Pemilu 2024 di Papua.
Menurut Pangdam, pasukan Kodam XVII/ Cenderawasih sudah cukup untuk membekap Polri dalam pengamanan Pemilu di Provinsi Papua, Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Papua Tengah dan Papua Selatan.
“Untuk pengamanan pemilu 2024 Kodam tidak akan melakukan penambahan pasukan dari luar, kita sudah komunikasi dengan semua stakeholder untuk sama-sama mensukseskan pemilu di bumi Cenderawasih,” jelas Pangdam mengutip pasificpos.com, Selasa (17/10/2023).
Pangdam mengatakan, Kodam Cenderawasih sudah memetakan daerah rawan konflik selama pemilu 2024. “Intinya daerah rawan konflik di Papua itu wilayah yang sulit dijangkau termasuk daerah-daerah yang masih menggunakan system noken,” kata Panda
Pangdam pun menegaskan bahwa TNI dalam pemilu nanti tetap netral. “Sikap kita TNI tentunya netral dalam Pemilihan ini. Kita bersama-sama Polri kita amankan pelaksanaan pesta demokrasi tahun 2024,” ucapnya.
Sementara untuk membantu KPU, kata Pangdam, pihaknya akan menyiapkan armada transportasi jika dibutuhkan untuk distribusi logistik pemilu.
“Kita siap bantu KPU untuk distribusi logistic pemilu agar penyelenggaran pemilu bisa berjalan sebagaimana yang kita harapkan, termasuk menyiapkan armada transportasi,” kata Pangdam.
Penulis : Redaksi Potret Editor : Syahriah Amir
























































