JAKARTA, Redaksipotret.co – Pemerintah Provinsi Papua mendorong peran aktif Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam proses pembangunan sektor pertambangan di wilayahnya.
Hal itu dibahas dalam pertemuan Gubernur Papua Matius Fakhiri dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM RI) di Jakarta pada Senin (10/11/2025).
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung mengungkap bahwa pembahasan bersama Gubernur Papua juga mencakup pola pelibatan BUMD.
Hal ini bermaksud agar BUMD memiliki ruang partisipasi dalam pemanfaatan potensi tambang.
“Karena di provinsi induk ini masih ada potensi-potensi tambang yang belum dimanfaatkan, maka hal itu akan dikonsolidasikan, dan setelah itu kita segera tetapkan dokumen wilayah usaha pertambangannya,” jelasnya usai pertemuan.
Pelibatan BUMD dinilai penting untuk memastikan manfaat ekonomi dari sektor pertambangan kembali langsung kepada daerah, sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan di provinsi induk Papua.
Sementara itu, Gubernur Papua, Matius Fakhiri menyebut bahwa Pemerintah Provinsi Papua juga tengah menyiapkan langkah-langkah untuk menata kawasan pertambangan secara menyeluruh.
Bahkan, tidak hanya melibatkan BUMD, tetapi juga memastikan masyarakat adat terlibat aktif dalam setiap prosesnya.
“Ini merupakan kerja cepat Pemerintah melihat Papua secara menyeluruh , sehingga saya harus membenahi itu sehingga hari ini saya datang di kementerian ESDM berkaitan dengan tugas yang berkaitan dengan ESDM,” ujarnya. (Muhammad Rafiq)


























































