JAYAPURA, Redaksipotret.co – Festival Kopi (Feskop) Papua ke-7 resmi berakhir pada Minggu (18/8/2024) malam setelah digelar sejak Rabu (14/8/2024).
Feskop digelar Bank Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Papua mengangkat tema “Gemilang Emas Hijau Papua yang Mendunia” berlangsung di ex Terminal PTC Entrop, Kota Jayapura, Papua.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman dalam laporannya mengungkapkan, capaian transaksi hingga hari ke-4 sebesar Rp1.030.460.000 (1,030 miliar) dengan total transaksi menggunakan QRIS sebesar Rp721.322.000.
“Sementara, total volume QRIS tercatat 10.766. Total penjualan ekspor sebesar 600 Kilogram senilai Rp90 juta ke Jepang, dan total pengunjung 31.210 orang,” jelas Faturachman pada penutupan Feskop.
Menurutnya, hasil capaian yang tinggi ini berhasil mendorong brand awareness digitalisasi, akses pasar dan kompetisi SDM kopi untuk menjadikan kopi Papua yang mendunia.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua, Setiyo Wahyudi menyampaikan, Feskop Papua dan Gebyar Kemerdekaan RI ke-79 merupakan acara yang sangat spesial bagi warga kota dan masyarakat Papua.
“Pengunjung disuguhkan dengan produk terbaik dari UMKM Papua, serta berbagai atraksi seni dari musisi dan talenta nasional terbaik lainnya,” ucapnya.
Menurutnya, hal ini yang menjadi keunggulan dan daya tarik Festival sebagai sebuah pertunjukan produk unggulan Papua baik produk seni, kuliner maupun produk UMKM lainnya.
Feskop Papua ke-7 melibatkan 54 UMKM, antara lain, 20 UMKM kopi, 5 UMKM Fashion and Craft, 19 UMKM Food and Beverage dan 10 booth instansi pemerintah dan swasta.
Editor : Syahriah Amir























































