NABIRE, Redaksipotret.co – Usai dilantik oleh Gubernur Papua Tengah di Nabire, Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Emanuel Kemong bersiap melaksanakan amanah yang telah diberikan masyarakat melalui pemilihan kepala daerah pada November 2024.
Bupati Johannes Rettob mengatakan, pihaknya harus turun ke masyarakat agar mengetahui apa yang dibutuhkan mereka agar pembangunan sesuai dengan yang dibutuhkan.
Dia bilang, sebagai anak yang lahir dari perintis Kabupaten Mimika, anak missionaries, dirinya harus meneruskan tugas dan karya keluarganya.
“Kami datang ke Papua untuk bekerja dan memberkati. Sehingga kita harus betul – betul meneruskan karya orangtua. Memperhatikan masyarakat Amungme dan Kamoro yang ada di Mimika. Kemudian untuk seluruh Papua kita harus bangun mereka sama – sama untuk meneruskan segala sesuatu dan akhirnya mereka harus sejahtera di tanahnya sendiri,” ujarnya, Selasa (25/3/2025).
Bersama wakilnya Emanuel Kemong, Johannes Rettob mempunyai prinsip selama lima tahun kedepan memimpin akan membangun dari kampung ke kota lantaran masyarakat Papua lebih banyak bermukim di kampung.
Nantinya dalam program awal akan dibuat brand dari sebuah kampung di semua distrik yang ada di Mimika. Dibidang pendidikan juga menjadi prioritas utama yang dimulai dari kampung lantaran melihat indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Mimika di kampung, tidak sesuai dengan harapan.
“Kita harus membangun dari kampung ke kota, terkait dengan pendidikan. Tetapi harus sehat dulu. Mereka sehat baru bisa belajar dengan baik,” ucapnya.
Program 100 Hari Kerja
Johannes Rettob menegaskan, dalam 100 hari kerja, dirinya bersama wakilnya akan fokus pada penataan birokrasi. Sesuai dengan visi misi pasangan JOEL akan membenahi birokrasi.
“Itu pertama dan yang kedua ada beberapa kegiatan terkait dengan visi misi kami. Program dalam bentuk pertemuan dengan masyarakat, tokoh – tokoh masyarakat, paguyuban, agama terus kami lakukan,” ujarnya.
Menyoal pergantian kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Johannes Rettob bilang hal itu bisa saja dilakukan dalam waktu dekat.
Editor : Syahriah Amir






























































