JAYAPURA, Redaksipotret.co – Kasus penganiayaan yang berujung terjadinya konflik sosial di Kampung Karya Bumi, Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura mengakibatkan warga mengungsi di beberapa tempat yang aman.
Kementerian Sosial telah melakukan pendataan warga yang mengungsi pada Rabu (3/1/2024) di kampung tersebut. Sebanyak 928 orang telah mengungsi di tiga tempat.
Pendataan yang dilakukan Kementerian Sosial untuk mengumpulkan data warga yang terdampak konflik tersebut agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dikawal langsung oleh Kapolsek Nimbokrang, Ipda Thomas Koimera.

Seperti diketahui, kasus penganiayaan yang berujung satu orang meninggal dunia atas nama Daud Bano terjadi pada Senin, 1 Januari 2024. Korban telah dimakamkan pada Selasa, 2 Januari 2024 di Kampung Karya Bumi.
Akibat dari kasus tersebut, 1 kantor balai kampung dibakar sekelompok warga, 21 unit rumah dirusak dan dijarah, 8 unit rumah dibakar, 1 unit sepeda motor dibakar, 22 unit mobil dirusak dan 41 unit sepeda motor mengalami kerusakan.
Sebelumnya, Wakil Sementara Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Chandra Kurniawan menjelaskan peristiwa tersebut terjadi setelah perkelahian antara Sertu AD dengan beberapa masyarakat yang dalam keadaan mabuk akibat minuman beralkohol.
Chandra menjelaskan, kejadian tersebut saat anggota Babinsa jalan pulang ke rumah, namun di jalan ia dihadang dan dianiaya oleh sekelompok orang yang dipengaruhi minuman keras. Perkelahian tersebut terjadi tidak jauh dari rumah Sertu AD yang dalam posisi dikeroyok.
“Dalam posisi terdesak, Sertu AD kemudian menggunakan senjata tajam dan mengakibatkan seorang warga berinsial DB terluka. DB akhirnya meninggal dunia di Puskesmas dan menyebabkan keluarganya mengamuk dan melakukan aksi pembakaran. Beberapa rumah dibakar termasuk rumah Babinsa,” kata Candra.
Penulis : Muhammad Irfan | Editor : Syahriah Amir



















































