JAYAPURA, Redaksipotret.co – Kodam XVII/Cenderawasih merespons informasi terkait tudingan lambannya pelayanan RS Marthen Indey Jayapura menyusul seorang ibu hamil, Martha Ngurmetan (43) meninggal dunia bersama janin dalam kandungan saat persalinan.
Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto menjelaskan, saat ini Kepala Rumah Sakit Marthen Indey Kolonel Ckm dr. Rudi Dwi Laksono bersama Dinas Kesehatan Provinsi Papua telah melakukan pertemuan bersama dalam kasus ini untuk membedah sisi teknis medis guna memastikan apakah penanganan sudah sesuai prosedur (SOP).
“Penanganan pasien selama di rawat di RS sudah sesuai prosedur,” kata Kapendam, Sabtu (27/12/2025).
Terkait keluhan keluarga pasien yang dibagikan lewat media sosial, Kapendam berharap, masyarakat tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi sepihak tanpa melihat sumber resmi.
Kapendam turut menyampaikan duka cita mendalam kepada pihak keluarga Martha Ngurmetan
Kronologi Berdasarkan Rekam Medis
Berdasarkan data rumah sakit, berikut adalah rangkaian penanganan medis yang diberikan kepada pasien (37-38 minggu) pada tanggal 26-27 Desember 2025:
1. 26 Desember 2025
– Pukul 09.40 WIT: Pasien tiba dengan rujukan untuk rencana induksi persalinan. Kondisi awal ibu dan janin dilaporkan baik.
– 11.00-13.00 WIT: petugas medis sempat mengedukasi pasien dan suami mengenai opsi operasi sesar (SC), namun pihak keluarga memilih untuk tetap menjalani proses persalinan normal (induksi).
– 13.00-23.00 WIT : proses induksi berjalan sesuai tahap. Detak Jantung Janin (DJJ) dan kondisi ibu dipantau secara berkala setiap jam dalam kondisi stabil.
2. 27 Desember 2025
– 02.30 WIT : ketuban pecah secara spontan dan berwarna jernih. Pembukaan sudah mencapai 9 cm.
– 02.32. WIT : secara mendadak, pasien mengalami apneu (henti napas), wajah membiru (sianosis), dan nadi melemah. Tim medis segera melakukan tindakan darurat (RJP, pemasangan oksigen, dan injeksi epinefrin).
– 03.17 WIT : Dr. David tiba di ruangan dan melakukan pemeriksaan mendalam dan upaya penyelamatan dengan maksimal di hadapan suami pasien.
– 03.55 WIT : pihak rumah sakit menyatakan pasien telah meninggal dunia. (Rilis)

























































