JAYAPURA, Redaksipotret.co – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Regional Papua merilis kinerja kepabeanan hingga periode Mei 2026.
Kinerja kepabeanan tercermin dari tarif efektif bea masuk yang tercatat sebesar 2,61 persen dengan rata-rata kurs sebesar Rp17.497 per dolar Amerika Serikat pada Mei 2026.
Tarif efektif tersebut merupakan akumulasi dari seluruh pungutan bea masuk atas barang impor yang dikenakan tarif bea masuk.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan KPPBC Tipe Madya Pabean C Jayapura, Eston Erlangga, menjelaskan, penurunan tarif efektif kumulatif hingga 2,23 persen pada April 2026 merupakan dampak murni dari pergeseran komposisi barang dalam impor umum.
Dia bilang, pada periode tersebut, volume impor didominasi oleh komoditas yang memiliki tarif bea masuk reguler lebih rendah dibandingkan dengan komposisi impor pada awal tahun.
“Tarif efektif kembali meningkat pada Mei menjadi sekitar 2,56 persen seiring naiknya volume importasi PT Freeport Indonesia,” ujarnya, saat merilis kinerja APBN Papua, di gedung keuangan negara Jayapura, Jumat, 26 Juni 2026.
Eston mengatakan, struktur impor di Papua masih didominasi oleh barang modal dan barang penunjang industri yang secara karakteristik memang dikenakan tarif bea masuk lebih rendah.
Dia pun mengungkapkan, meskipun impor dilakukan tanpa memanfaatkan fasilitas pembebasan bea masuk, nilai bea masuk yang harus dibayarkan tetap relatif kecil.
Secara keseluruhan, lanjut Eston, besaran tarif efektif lebih banyak dipengaruhi oleh jenis barang yang diimpor dan besaran tarif bea masuk yang melekat pada masing-masing komoditas.
“Meskipun rata-rata kurs mengalami kenaikan, faktor tersebut belum mampu mengimbangi penurunan tarif efektif yang disebabkan oleh perubahan komposisi barang impor,” ucapnya.
Hingga Mei 2026, realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai regional Papua mencapai Rp95,15 miliar atau 40,57 persen dari target Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN 2026 sebesar Rp234,53 miliar. (Syahriah)























































