JAYAPURA, Redaksipotret.co – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggandeng Institut Swadiri Jayapura melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU, Senin, 15 Juni 2026.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Erika Verayanti Lumban Gaol mengatakan, kerja sama tersebut memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui edukasi mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam kegiatan magang bagi mahasiswa.
“Tujuan kami hadir di perguruan tinggi ini ada dua hal, yaitu membangun sinergi dengan kampus dan meningkatkan kompetensi mahasiswa,” kata Erika.
“Diharapkan dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik kerja di lapangan,” tambahnya.
Dia mengatakan, mahasiswa Institut Swadiri yang nantinya mengikuti program magang juga akan menjadi prioritas dalam pelaksanaan kerja sama tersebut.
Selain penandatanganan MoU, BPJS Kesehatan juga menyelenggarakan kuliah umum dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-58 BPJS Kesehatan melalui program Goes to Campus.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai konsep social health insurance atau asuransi kesehatan sosial, termasuk penerapannya di Indonesia melalui Program JKN.
“Materi yang disampaikan juga membandingkan sistem JKN di Indonesia dengan skema asuransi kesehatan serupa yang diterapkan di sejumlah negara lain,” ungkapnya.
Dia menyebut, pemahaman tersebut penting untuk memberikan wawasan yang lebih luas kepada mahasiswa mengenai sistem perlindungan kesehatan yang berlaku di berbagai belahan dunia.
Erika pun berharap, kerja sama tidak berhenti pada kegiatan kali ini saja. Ke depan, pihaknya siap kembali memberikan edukasi dan sosialisasi apabila kampus membutuhkan informasi terkait Program JKN.
Sebagai informasi, BPJS Kesehatan Goes to Campus merupakan program edukasi publik yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan untuk mengenalkan Program JKN kepada generasi muda di lingkungan universitas. Rangkaian acara ini rutin diadakan di berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia.
Wakil Rektor II Institut Swadiri (IS) Jayapura, Ria Rumantir, menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas terlaksananya kegiatan sosialisasi dan kerja sama dengan kampus tersebut.
Ria bilang, kolaborasi dengan BPJS Kesehatan merupakan bagian dari program kampus dalam membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi.
Dia menjelaskan, sebagai perguruan tinggi, pihaknya perlu menjalin kolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk mengembangkan aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Dengan kerjasama ini, berbagai program dapat dijalankan bersama untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa maupun masyarakat,” kata Ria.
Saat ini, Institut Swadiri Jayapura memiliki tiga program studi, yakni Program Studi Biokewirausahaan, Administrasi Kesehatan, dan Bisnis Digital.
Ketiga program studi tersebut diharapkan dapat memanfaatkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, kegiatan penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu mahasiswa yang juga peserta edukasi, Ironimus Baransano menyampaikan, melalui kegiatan tersebut, dirinya lebih memahami tentang Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN.
“Kami juga jadi paham manfaat JKN serta hak dan kewajiban sebagai peserta,” ucap Ironimus sembari mengungkapkan penyampaian dari tim BPJS Kesehatan mudah dipahami. (Syahriah)





















































