JAYAPURA, Redaksipotret.co – TNI mengerahkan enam unit kendaraan pemadam kebakaran (PMK) untuk membantu penanganan kebakaran rumah nelayan di Komplek Saga, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Senin, 31 Agustus 2026.
Upaya tersebut dilakukan bersama Damkar Kota Jayapura, Polri, dan masyarakat untuk memadamkan api serta mencegah penyebaran kebakaran.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.40 WIT di kawasan perumahan nelayan yang berjarak sekitar 500 meter dari Asrama Denzibang.
Setelah menerima laporan, unsur TNI segera mengerahkan armada pemadam untuk memperkuat upaya penanganan di lokasi.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan jajaran TNI bergerak cepat memberikan dukungan dengan mengerahkan kendaraan pemadam dari sejumlah satuan.
“Begitu menerima informasi, personel dan armada pemadam TNI langsung diperkuat untuk membantu Damkar Kota Jayapura. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan di sekitar lokasi,” ujarnya.

Dukungan TNI terdiri atas satu unit PMK Bekangdam XVII/Cenderawasih, satu unit PMK Kodim 1701/Jayapura, dua unit PMK Denmadam XVII/Cenderawasih, serta masing-masing satu unit PMK dari Yonif 751/VJS dan Denzipur 10/KYD. Penanganan juga diperkuat satu unit water cannon Polresta Jayapura.
Kapendam menegaskan, TNI bersama unsur terkait akan terus membantu proses penanganan hingga situasi di lokasi benar-benar aman dan terkendali.
“Kami bersama seluruh unsur terkait tetap berada di lapangan untuk membantu proses pemadaman. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Hingga berita ini dimuat, proses pemadaman masih berlangsung. Perkembangan situasi, termasuk dampak kebakaran dan kerugian yang ditimbulkan, masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Kehadiran personel dan armada TNI dalam penanganan kebakaran tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan TNI dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.
TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat untuk memberikan bantuan secara cepat demi keselamatan warga. (Rilis)


























































