JAKARTA, Redaksipotret.co – Setelah resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara Kepresiden pada Rabu 8 Oktober 2025, Gubernur Papua terpilih periode 2024 – 2030, Matius Fakhiri dan Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen melakukan serah terima jabatan kepada Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni.
Sertijab dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Lantai III Gedung C, Kantor Kemendagri RI Jakarta. Sertijab ini dihadiri seluruh unsur Forkopimda Papua, Ketua DPR Papua beserta sejumlah anggota DPR Papua, pejabat pemerintah pusat, sejumlah Bupati Papua, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan perwakilan partai politik.
Usai prosesi sertijab, Agus Fatoni menyampaikan meski tidak dilahirkan di Papua, tapi dirinya lahir untuk Papua. Dia juga bangga menjadi bagian dari Papua, dan meyakini melalui kepemimpinan Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen, Papua akan melangkah menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.
Agus Fatoni menyampaikan pesan penting kepada gubernur defenitif. Dia bilang, dalam mengawal Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 6 Agustus lalu, Papua tercatat sebagai salah satu Pilkada paling aman dan sukses.
Memperbaiki tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah, dengan menekankan efisiensi anggaran, peningkatan kinerja ASN, serta penataan jabatan yang profesional, kemudian, mendorong pengembangan IPDN Regional Papua sebagai pusat pendidikan dan pelatihan pemerintahan di Tanah Papua.
Fatoni mengaku bersyukur dalam kinerja kurang lebih 90 hari lebih di Provinsi Papua, bisa menyaksikan demokrasi berjalan dengan baik dan damai. Hal ini membuktikan masyarakat Papua telah dewasa dalam berdemokrasi dan menjadi teladan bagi daerah lain.
Sementara itu, Gubernur Papua terpilih, Mathius Fakhiri didampingi Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen menyampaikan terimakasih dan apresiasi serta penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah menjaga stabilitas politik dan sosial selama masa transisi pemerintahan.
Gubernur Mathius Fakhiri menegaskan komitmennya untuk membangun Tanah Papua secara inklusif, transparan, dan kolaboratif, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan politik.
“Tidak ada lagi pasangan calon atau tim sukses. Sekarang hanya ada satu Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. Mari kita bangun Tanah Papua bersama demi kesejahteraan rakyat,” ajak Mathius.
Dia juga menekankan pentingnya tata kelola keuangan daerah yang bersih dan akuntabel dan memastikan setiap rupiah yang dikelola pemerintah digunakan untuk kepentingan rakyat.
“Kami berkomitmen membangun pemerintahan yang bersih, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tandasnya.
Dengan semangat estafet kepemimpinan yang berkelanjutan, Gubernur Fakhiri optimis bahwa Papua kini memasuki era baru pembangunan yang menekankan kesejahteraan rakyat, pemerataan ekonomi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Namun demikian, dia pun berharap, Provinsi Papua yang merupakan wilayah paling timur Indonesia ini akan tumbuh sejajar dengan daerah lain, dengan masyarakat yang damai, sejahtera, dan penuh harmoni.
“Oleh karena itu, mari kita melangkah bersama menuju Papua yang lebih maju, transparan, dan berdaya saing tinggi,”ajak Gubernur Fakhiri, diakhir sambutannya. (Redaksi)


























































