JAYAPURA, Redaksipotret.co – Dari sekitar 20 orang yang diduga terlibat dalam penembakan terhadap awak pesawat perintis Smart Air pada Rabu, 11 Februari 2026, dua orang telah berhasil diidentifikasi dan saat ini masih dalam proses pendalaman lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan saksi dan penumpang yang selamat, diperkirakan terdapat tiga hingga empat senjata api laras panjang yang digunakan pelaku, sementara lainnya membawa senjata tajam seperti tombak, panah, dan parang. Jenis dan asal senjata api masih dalam proses identifikasi.
Ditempat yang berbeda, kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah Yahukimo diperkirakan berjumlah sekitar 200 orang dan tersebar dalam beberapa kelompok kecil.
Sejak Januari hingga pekan lalu, tercatat 23 kasus kekerasan yang diduga dilakukan kelompok tersebut, dengan pola aksi yang dinilai bertujuan menunjukkan eksistensi dan menarik perhatian.
Sebelumnya, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo menyampaikan, hingga saat ini aparat masih melakukan pengejaran.
“Berdasarkan investigasi awal, pelaku diduga melarikan diri ke arah Yahukimo karena posisi bandara Korowai berbatasan langsung dengan wilayah tersebut,” ungkap Yusuf Sutejo.(Rilis)






















































