JAYAPURA, Redaksipotret.co – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Regional Office Jayapura yang membawahi enam provinsi di Papua mencatatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp735 miliar hingga Mei 2026 kepada 12,567 debitur.
Khusus di Provinsi Papua Pegunungan, penyaluran KUR hingga Mei 2026 terealisasi sebesar Rp84 miliar dengan jumlah debitur 1.237.
Dibandingkan lima provinsi lainnya di wilayah kerja BRI RO Jayapura, Papua Pegunungan terendah penyalurannya.
Regional Micro Banking Head BRI Region Jayapura I Wayan Mestera mengatakan, hal itu dipengaruhi oleh sejumlah tantangan, terutama terkait aksesibilitas dan kondisi geografis yang cukup sulit.
“Penyaluran pembiayaan di Papua Pegunungan menghadapi kendala tersendiri, baik dari sisi infrastruktur maupun mobilitas. Selain itu, kondisi wilayah yang luas dengan medan yang menantang turut mempengaruhi proses penyaluran,” ucap Wayan, Kamis, 4 Juni 2026.
Wayan pun menegaskan, kendati menghadapi berbagai kendala, upaya perluasan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di Papua Pegunungan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.
“Ketika bertemu dengan pelaku usaha yang memiliki potensi untuk berkembang, kami tidak membatasi diri, terlebih yang layak usaha dan layak kredit atau feasible dan bankable,” kata Wayan.
Pada 2025, BRI RO Jayapura telah menyalurkan KUR mikro dan ritel total Rp1,494 triliun kepada 27.209 debitur atau rekening. (Syahriah)


























































