JAYAPURA, Redaksipotret.co – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang, memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026 sekaligus melantik 335 prajurit siswa menjadi Prajurit Dua (Prada) di Lapangan Pancasila Rindam XVII/Cenderawasih, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu, 9 September 2026.
Upacara tersebut menandai berakhirnya pendidikan pertama sekaligus menjadi awal perjalanan pengabdian para prajurit muda sebagai bagian dari TNI Angkatan Darat.
Setelah dilantik, seluruh prajurit akan melanjutkan pendidikan tahap kedua kecabangan Infanteri untuk memperdalam kemampuan sesuai bidang tugasnya.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang dibacakan Pangdam XVII/Cenderawasih, disampaikan bahwa keberhasilan 335 prajurit menyelesaikan pendidikan merupakan hasil dari kesungguhan, kedisiplinan, kerja keras, dukungan penyelenggara pendidikan, serta doa dan dukungan orang tua.
Para prajurit muda juga diingatkan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses pembentukan diri, melainkan tonggak awal untuk menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan penuh tanggung jawab.
Pendidikan yang telah dilaksanakan selama dua bulan dirancang untuk membentuk cara berpikir, bersikap, dan bertindak sesuai jati diri prajurit TNI AD, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
Bekal pengetahuan, teknik, dan taktik militer yang diperoleh menjadi dasar untuk terus berkembang sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional.
Dalam amanat tersebut, para prajurit juga diarahkan untuk terus mengasah naluri dan kemampuan militer, memelihara disiplin, serta memberikan kemampuan terbaik bagi satuan, masyarakat, bangsa, dan negara di mana pun mereka ditugaskan.
Pembangunan kekuatan TNI AD, termasuk pembentukan satuan Batalyon Teritorial, terus dikembangkan untuk memperkuat kehadiran TNI di berbagai wilayah.
Prajurit yang baru dilantik tidak hanya dipersiapkan menghadapi tugas pertempuran, tetapi juga diharapkan mampu mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah rawan.
Pangdam menegaskan bahwa setiap prajurit harus menjaga kehormatan diri, nama baik satuan, serta menjadikan setiap tantangan dan kesulitan sebagai bagian dari proses membentuk karakter, ketangguhan mental, dan kedewasaan dalam menjalankan tugas.
Rangkaian upacara diisi dengan penanggalan tanda siswa, pemasangan tanda pangkat, pengalungan medali, penyumpahan prajurit, penandatanganan berita acara penyumpahan, serta pemberian ijazah kepada siswa berprestasi. Kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan Andika Bhayangkari dan Tarian Yospan.
Upacara turut dihadiri Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana, Irdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho, Danrindam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Endra Saputra Kusuma serta para Asisten Kasdam dan pejabat utama Kodam XVII/Cenderawasih.
Dengan berakhirnya Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri Gelombang II TA 2026, sebanyak 335 prajurit muda resmi menyandang pangkat Prajurit Dua dan siap melanjutkan pendidikan kecabangan Infanteri.
Kodam XVII/Cenderawasih menegaskan komitmennya dalam membentuk prajurit yang disiplin, tangguh, profesional, dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. (Rilis)
























































