JAKARTA, Redaksipotret.co – Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai macam modus penipuan di sektor keuangan selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1446 H atau lebaran 2025.
Beberapa macam modus penipuan tersebut marak menjelang lebaran, antara lain :
a. Tawaran pinjaman online ilegal yang menjanjikan proses cepat untuk memenuhi kebutuhan jelang lebaran.
b. Tawaran investasi ilegal yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.
c. Phising yang memancing korban untuk memberikan informasi atau data pribadi melalui link/tautan.
d. Impersonation atau penipuan yang menggunakan identitas lembaga berizin untuk mengelabui korban.
e. Penawaran kerja paruh waktu.
Sekretariat Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal, Hudiyanto mengatakan, sehubungan dengan hal tersebut, masyarakat diminta untuk waspada dan tidak meng-klik link/tautan yang berasal dari sumber tidak jelas.
“Kemudian, berpikir logis terhadap segala tawaran menjanjikan keuntungan cepat tanpa risiko, dan tidak memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal serta memastikan legalitas dari pihak-pihak yang menawarkan suatu produk keuangan,” ucapnya dalam siaran pers, Sabtu (22/3/2025).
Pemblokiran Kontak Debt Collector
Satgas PASTI menemukan nomor whatsapp pihak penagih (debt collector) terkait pinjaman online ilegal yang dilaporkan telah melakukan ancaman, intimidasi maupun tindakan lain yang bertentangan dengan ketentuan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Satgas PASTI telah mengajukan pemblokiran terhadap 1.092 nomor kontak kepada Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Pemblokiran tersebut akan terus dilakukan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital RI untuk menekan ekosistem pinjaman online ilegal yang masih meresahkan masyarakat.
Editor : Syahriah Amir





















































