JAYAPURA, Redaksipotret.co – Jumlah penumpang angkutan udara di Provinsi Papua pada Maret 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya, meskipun secara kumulatif (Januari-Maret) masih mengalami penurunan.
Jumlah penumpang yang berangkat menggunakan jasa angkutan udara dalam negeri pada Maret 2026 tercatat sebanyak 83.353 orang, atau naik 28,22 persen dibandingkan Februari 2026.
Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Emi Puspitarini mengatakan, berdasarkan bandara, peningkatan tertinggi jumlah penumpang berangkat terjadi di Bandara Frans Kaisiepo dengan kenaikan 41,91 persen.
Secara kumulatif, jumlah penumpang berangkat (embarkasi) selama Januari hingga Maret 2026 mencapai 238.422 orang.
Angka ini turun 1,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 242.834 orang.
Penurunan terdalam terjadi di Bandara Stevanus Rumbewas sebesar 4,86 persen, sementara peningkatan tertinggi justru terjadi di Bandara Kasonaweja sebesar 5,77 persen.
Sementara itu, jumlah penumpang yang datang melalui angkutan udara dalam negeri pada Maret 2026 juga mengalami kenaikan.
Tercatat sebanyak 77.044 orang, atau meningkat 20,21 persen dibandingkan Februari 2026 yang sebanyak 64.089 orang.
Berdasarkan bandara, peningkatan tertinggi terjadi di Bandara Kasonaweja dengan lonjakan 39,39 persen, sedangkan penurunan terdalam tercatat di Bandara Mararena yang turun 59,09 persen.
Namun secara kumulatif, jumlah penumpang datang (debarkasi) selama Januari hingga Maret 2026 mencapai 230.275 orang, atau turun 5,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebanyak 244.493 orang.
Penurunan terdalam terjadi di Bandara Stevanus Rumbewas sebesar 9,74 persen, sementara peningkatan tertinggi terjadi di Bandara Kasonaweja sebesar 29,93 persen. (Rilis)
























































