JAYAPURA, Redaksipotret.co – Perkembangan angkutan laut di Provinsi Papua pada Maret 2026 menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari sisi penumpang berangkat maupun datang.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang yang berangkat menggunakan angkutan laut dalam negeri pada Maret 2026 tercatat sebanyak 29.844 orang.
Plt Kepala BPS Papua, Emi Puspitarini menyampaikan, angka ini meningkat tajam sebesar 69,03 persen dibandingkan Februari 2026 yang hanya mencapai 17.656 orang.
“Jika dilihat berdasarkan pelabuhan, lonjakan tertinggi terjadi di Pelabuhan Waren dengan peningkatan mencapai 438,83 persen,” jelasnya, Senin, 4 Mei 2026.
Secara kumulatif, jumlah penumpang berangkat selama periode Januari hingga Maret 2026 mencapai 83.349 orang.
Angka tersebut naik 15,51 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 72.155 orang.
Dalam periode ini, peningkatan tertinggi terjadi di Pelabuhan Biak sebesar 49,39 persen, sementara penurunan terdalam justru terjadi di Pelabuhan Waren sebesar 7,58 persen.
Sementara itu, jumlah penumpang yang datang menggunakan angkutan laut dalam negeri pada Maret 2026 juga mengalami peningkatan.
Tercatat sebanyak 26.140 orang tiba melalui jalur laut, naik 41,53 persen dibandingkan Februari 2026 yang berjumlah 18.469 orang.
Berdasarkan pelabuhan, peningkatan tertinggi jumlah penumpang datang terjadi di Pelabuhan Sarmi dengan lonjakan sebesar 181,48 persen.
Secara kumulatif, jumlah penumpang datang (debarkasi) selama Januari hingga Maret 2026 mencapai 71.689 orang.
Angka ini meningkat 7,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebanyak 66.777 orang.
Peningkatan tertinggi terjadi di Pelabuhan Waren sebesar 69,32 persen, sementara penurunan terdalam tercatat di Pelabuhan Jayapura sebesar 12,06 persen. (Rilis)
























































