KEEROM, Redaksipotret.co – Di tengah hening alam Papua yang asri dan jauh dari hiruk pikuk kota, Kampung Monggo Efi kembali merasakan hangatnya pelukan Ibu Pertiwi.
Senin (14/7/2025), Satgas Yonif 512/QY Pos KM 140 hadir bukan dengan senjata, tapi dengan senyum dan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat perbatasan.
Kehadiran prajurit TNI di kampung kecil di Distrik Yaffi itu bukan sekadar menjalankan tugas menjaga batas negara, tetapi juga sebagai bentuk kasih dan pengabdian kepada rakyat. Dengan penuh empati, mereka menyambut warga yang datang berobat, memberi layanan medis sederhana, serta mendengarkan keluh kesah mereka.
Salah satu warga, Restina tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Sambil menahan haru, ia menyampaikan telah merasakan sakit kepala dan badan lemas sejak lama.
“Puji Tuhan sekarang bisa periksa dan dikasih obat. Terima kasih anak-anak tentara, dong pung hati baik skali. Tentara ini bukan cuma jaga, tapi sayang rakyat,” kata Restina.
Di kampung yang masih minim fasilitas kesehatan itu, kehadiran TNI menjadi penopang harapan. Mereka datang membawa bukan hanya obat, tapi juga semangat persaudaraan, pelukan kemanusiaan, dan bukti bahwa negara tidak pernah abai terhadap anak-anaknya yang tinggal di perbatasan.
Kegiatan pelayanan kesehatan ini adalah satu dari sekian wujud nyata cinta Tanah Air yang ditunjukkan oleh Satgas Yonif 512/QY. Mereka tak sekadar berdiri tegak menjaga kedaulatan, tapi juga merunduk rendah demi menyeka air mata rakyat yang membutuhkan.
Di ujung negeri, di tanah yang mungkin jarang terjamah, Merah Putih tetap berkibar, bukan hanya di tiang bendera, tetapi juga di hati setiap prajurit yang memilih hadir dan mengabdi.
Editor : Redaksi Potret




















































