JAYAPURA, Redaksipotret.co – Untuk mewujudkan Pemilu Damai 2024 menuju Indonesia Maju, beberapa tokoh dari berbagai elemen masyarakat di Provinsi Papua mengimbau kepada semua pihak untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas.
Salah satu tokoh masyarakat, George Awi menyampaikan bahwa untuk keamanan dan kelancaran seluruh tahapan Pemilu menjadi tugas bersama.
“Bukan hanya tugas TNI dan Polri, masyarakat juga mempunyai andil dalam membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata George di Jayapura, Senin (16/10/2023).
George mengatakan, masyarakat mempunyai hak pilih yang telah diatur dalam Undang-Undang. Hak pilih tersebut harus digunakan guna membantu proses demokrasi, keberlangsungan pemilu juga tak terlepas dari peran masyarakat adat.
Diapun mengungkapkan bahwa di wilayah Papua, termasuk daerah otonomi baru, masih ada sistem pemungutan suara menggunakan Noken.
“Hal ini harus kita hormati, karena bagian dari adat. Namun tetap harus sesuai dengan peraturan yang ada (PKPU harus diterbitkan) sebagai payung hukum,” ucapnya.
Dalam Pemilu 2024 mendatang, ia menyampaikan, bakal calon akan bertarung dengan kepentingannya masing-masing.
“Untuk itu, saya selaku tokoh adat berharap masyarakat sebagai pemilih harus jeli melihat siapa bakal calon yang akan dipilihnya. Tentu etika dan moral harus dijaga, serta harus bisa mengendalikan diri. Jangan sampai masyarakat yang dikorbankan dari kepentingan-kepentingan tersebut,” tegas George.
Selain itu, terkait perekrutan MRP sampai saat ini masih menunggu keputusan pemerintah pusat dalam hal ini Mendagri.

Untuk perkembangan perekrutan MRP, George mengaku mengetahuinya lantaran semua berkas penetapannya telah di serahkan ke Kemendagri RI.
“Sehingga saya berharap kepada masyarakat adat di Port Numbay agar tetap turut menjaga keamanan bersama agar tercipta situasi kamtibmas,” kata George yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Adat Port Numbay.
Di tempat terpisah, Pdt Jones Wenda selaku Sekretaris Umum Sinode Kingmi di Tanah Papua meminta kepada semua pihak untuk berkomitmen bersama menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif di Papua.
“Kepada seluruh masyarakat Papua, dalam tahapan pemilu yang telah berjalan saat ini dan sebagai tokoh agama Papua, saya berpesan kepada seluruh masyarakat, bahwa pemilu harus berjalan dengan baik, aman dan tertib,” pesan Jones Wenda.
Selain itu, pihaknya juga meminta para tokoh politik, baik Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden, untuk tidak menggunakan politik negatif yang malah akan memperkeruh suasana kedamaian di Papua.
“Kepada seluruh masyarakat Papua, jangan terpengaruh dengan isu-isu dari pihak-pihak atau oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Karena dapat mengorbankan masyarakat Papua,” ujarnya.
“Kami dari tokoh agama juga perlu sampaikan kepada masyarakat, seluruh hamba-hamba Tuhan, khususnya pendeta, kita tidak usah terlibat dari politik negatif,” kata Jones.
Penulis : Muhammad Irfan Editor : Syahriah Amir
























































