JAYAPURA, Redaksipotret.co – Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan terima kasih kepada Balai Bahasa yang telah membantu Pemerintah dengan menyelenggarakan kegiatan diskusi kelompok terpumpun penyusunan bahan ajar revitalisasi bahasa daerah.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (PPAD) Provinsi Papua, Christian Sohilait saat membuka kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun atau DKT yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Papua di Hotel Horison Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (20/2/2024).
Christian menyampaikan bahwa Pemerintah Papua berharap Balai Bahasa memaksimalkan revitalisasi bahasa daerah, sehingga bahasa ibu ini tidak punah dan tetap terjaga kelestariannya.
Dia juga memberikan saran kepada pemerintah daerah agar tetap komitmen melestarikan bahasa daerah di Provinsi Papua.
Christian pun menyampaikan, ada langkah nyata agar bahasa daerah tetap lestari, seperti cinta, belajar dan menuturkan bahasa. “Kegiatan diskusi kelompok terpumpun penyusunan bahan ajar RBD yang dilaksanakan hari ini merupakan contoh baik,” ucapnya.
Kegiatan DKT penyusunan bahan ajar RBD tersebut, kata Christian, adalah upaya Balai Bahasa menyiapkan guru atau orang yang bisa menyampaikan informasi yang benar tentang bahasa daerah agar tidak punah.
Namun, dia mengingatkan bahwa harus ada dukungan semua pihak lantaran setelah bahan ajar selesai dibuat hingga menjadi buku agar semua bahan ajar siap. “Revitalisasi yang dilakukan untuk 10 dari 428 bahasa daerah, paling tidak bisa dijalankan dan menjadi model,” ucapnya.
Kesulitan yang dihadapi saat ini, kata Christian, adalah ketika berbicara muatan lokal tentang bahasa daerah, namun, saat ini sekolah belum siap diakibatkan belum adanya bahan ajar.
Editor : Syahriah Amir



















































