JAYAPURA, Redaksipotret.co – Sesuai amanat Undang – Undang Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang, Bank Indonesia memiliki misi untuk menyediakan uang Rupiah di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI dalam jumlah yang cukup.
Berbagai upaya dilakukan Bank Indonesia dalam menyediakan uang Rupiah dengan jenis pecahan yang sesuai kebutuhan masyarakat serta dalam kondisi berkualitas dan layak edar, salah satunya melalui program Ekspedisi Rupiah Berdaulat atau ERB.
ERB merupakan kegiatan layanan kas Bank Indonesia yang menyasar wilayah kepulauan dan pulau terluar melalui kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut.
ERB dilaksanakan setahun sekali dalam bentuk pelayaran selama beberapa hari. Secara nasional, program ERB telah dimulai sejak 2012 lalu. ERB telah menjangkau ratusan pulau se Indonesia.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Warsono menjelaskan, program ERB di wilayah 3T bertujuan untuk menarik uang lusuh yang beredar, memastikan penyediaan Rupiah yang lebih berkualitas dan digunakan sebagai alat pembayaran yang sah.
Pada 2025 lalu, kegiatan kas keliling 3T dalam program ERB diselenggarakan di 18 Provinsi dengan cakupan target sebanyak 90 pulau.
Warsono bilang, di Papua, ERB telah dilaksanakan sebanyak empat kali, yakni 2022-2025. Pada tahun lalu, ERB Papua menyambangi lima pulau yang termasuk dalam kawasan 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil), yaitu Pulau Bromsi, Pulau Padaidori, Pulau Bras, Pulau Numfor, dan Pulau Yapen.
ERB 2025 membawa uang tunai untuk penukaran sebesar Rp14,8 miliar, meningkat 7,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp13,8 miliar.
Warsono mengatakan, tantangan geografis Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, menjadikan pelaksanaan misi tersebut tidaklah mudah.
Oleh karena itu, sebutnya, untuk menjangkau pulau di wilayah 3T, Bank Indonesia kemudian bersinergi dengan TNI AL yang memiliki armada dan kegiatan operasi memadai sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI.
“Bank Indonesia juga bersinergi dengan Forkopimda dan perbankan dalam pelaksanaan ERB,” kata Warsono, Senin, 13 Juli 2026.
Selain layanan penukaran kas keliling, tim ERB juga memberikan edukasi kepada masyarakat, guru, dan siswa mengenai Cinta Bangga, Paham (CBP) Rupiah.
Materi yang disampaikan, kata Warsono, yaitu mengenali ciri-ciri keaslian uang Rupiah, cara merawat uang Rupiah dengan benar, serta bangga dan paham Rupiah.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi Bank Indonesia yang telah melaksanakan ERB lantaran wilayah ini berbatasan langsung dengan Papua Nugini.
Pelaksanaan ERB dapat menumbuhkan rasa nasionalisme. Pemerintah pun meminta semua pihak untuk mendukung pelaksanaan program ini. (Syahriah)























































