JAYAPURA, Redaksipotret.co – Kepala Suku Wikaya yang juga tokoh adat Papua, Herman Yoku menyesalkan peristiwa yang menimpanya pada 6 Agustus 2024 di kediamannya di Abepura, Kota Jayapura, Papua
Herman Yoku mengatakan jika dirinya telah diserang menggunakan gas air mata oleh oknum polisi dari Satuan Polres Keerom.
“Saya sangat menyayangkan hal ini terjadi, karena saya tidak mengetahui permasalahan apa, tetapi tiba-tiba diserang dengan tembakan gas air mata,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (11/10/2024).
Dia pun mengaku telah melaporkan peristiwa tersebut ke Propam Polda Papua bahkan hingga ke Komnas HAM, namun sampai saat ini belum dilakukan verifikasi.
“Padahal semua bukti sudah saya serahkan kepada Komnas HAM, tetapi belum ada tanggapan, Saya hanya minta Komnas HAM klarifikasi tindakan yang dilakukan kepada saya,” ujarnya.
Karena belum mendapatkan respons terkait laporan dan aduannya, dia pun berencana mengadukan hal tersebut kepada Presiden Republik Indonesia, termasuk kepada Kapolri dan Panglima TNI agar segera diproses tindakan oknum Polisi yang menembakan gas air mata.
Dia pun mengaku kecewa kepada institusi tersebut lantaran dirinya banyak membantu negara mempertahankan Republik ini bahkan menjadi terdepan dalam mengawal Otsus, namun mendapatkan perlakuan yang kurang baik.
Herman Yoku meminta nama baiknya segera dipulihkan atas tuduhan sebagai tersangka atau bahkan daftar pencarian (DPO).
Editor : Syahriah Amir






















































